Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Terdakwa Tri Setyawati saat mendengarkan putusan di Pengadilan Negeri Surabaya   (Moch Toha,memo)
Surabaya-Memo. Terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap perempuan bernama Ade Eni Setyawati yang disebut-sebut adalah istri muda dari Bupati Bangkalan Madura Jawa Timur, Muhammad Makmun Ibnu Fuad atau yang lebih dikenal Ra Momon itu pada hari Rabu (20/9) kemarin divonis 4 bulan 10 hari oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Terdakwa Tri Setyawati (21) asal Sukorejo, Solo itu yang diketahui bekerja disebuah tempat hiburan malam (Koyote) Surabaya terbukti melakukan penganiayaan terhadap Ade Eni Setyawati. Dalam agenda sidang putusan itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Dewi Iswani menjatuhkan vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya, Damang Anungbowo yang menuntut terdakwa 6 bulan penjara.

Ketua Majelis Hakim, Dewi Iswani saat menyampaikan putusanya, " terdakwa terbukti bersalah dengan melakukan penganiayaan terhadap saksi Ade Eni Setyawati, dan menjatuhkan hukuman 4 bulan 10 hari penjara," tegasnya, disalah satu ruang sidang Pengadilan Negeri Surabaya.

Usai mendengarkan hasil putusan terdakwa yang didampingi oleh kuasa hukumnya Billy Setiawan langsung menerima, " saya menerimanya ibu hakim."ucap, perempuan berambut sebahu itu serasa berkordinasi dengan tim kuasa hukumnya.

Diwaktu yang sama kuasa hukum terdakwa Billy Setiawan mengukapkan, cukup puas dengan putusan hakim,  

"Klien cukup puas dengan putusan ini meski sebenarnya secara fakta klien kami tidak bersalah," ungkapnya.

Lebih jauh, Billy Setiawan menambahkan pihaknya menerima putusan hakim, walaupun menerutnya Kliennya tidak bersalah. "Klien kami dianggap melakukan penganiayaan terhadap saksi, saat di tempat kerjanya (Koyote) dimana saksi mengaku dilempar gelas dan katanya bibirnya sampai pecah. Namun saat dilihat di CCTV tidak ada hal itu," tambahnya.

Namun, saat disinggung apakah saksi merupakan istri muda Bupati Bangkalan, Muhammad Makmun Ibnu Fuad, Billy Setiawan membenarkan hal tersebut, "memang benar, yang melapor itu menurut keterangan beberapa pihak istri Bupati Bangkalan," pungkasnya, pada media. (Rif/Mth)

Posting Komentar