Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Pelaku tengah saat diamankan petugas (Deny, memo)

Sidoarjo-memo. Tidak terima Handphone miliknya dirampas orang lain korban Wahyu Mega (13), Pelajar SMPN 2 warga Dusun Pandokan RT 05 RW 01, Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Sidoarjo melakukan perlawanan atas kejadian yang menimpanya. Pasalnya, korban yang masih berstatus pelajar ini berani melawan pelaku  dengan menabrakkan motornya terhadap motor pelaku yang usai merampas handphonenya hingga jatuh, pada hari Minggu (27/8/2017).

Pelaku Tri Teguh Agus Satriyo (30), asal Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Berhasil diamankan petugas setelah tertangkap warga saat tersangka ditabrak oleh korban di Jl Raya Kesambi hingga keduanya terjatuh.

Kapolsek Porong Kompol Hery Mulyanto saat ditemui memojatim mengatakan, Kejadian itu bermula saat korban sedang asyik menerima telephone dipinggir jalan. Kemudian muncul pelaku menggunakan motor Mio-J warna putih Nopol W 2022 WD dan langsung merampas handphone merk Oppo A39 dengan tangan kiri. 

"Setelah berhasil dirampas, korban langsung teriak dan mengejar pelaku," terangnya.

Setelah terjadi aksi kejar-kejaran di Jl Raya Kesambi arah Krembung, korban langsung menabrakkan motor yang dikendarainya kepada kendaraan pelaku hingga keduanya terjatuh diatas aspal. 

"Sebelumnya, warga mengira kalau jatuhnya korban dan pelaku itu korban kecelakaan. Tapi setelah korban mengaku usai dijambret, warga langsung menangkap pelaku ini," ungkapnya.

Beruntung saat kejadian tersebut, petugas patroli berada dilokasi. Sehingga pelaku lolos dari amukan warga karena petugas langsung cepat melakukan evakuasi. 

"Tersangka beserta barang bukti berupa sebuah handphone merk oppo type a39 warna gold dan satu unit motor yamaha mio J milik pelaku, langsung kami amankan ke Mapolsek Porong." paparnya.

Sementara atas perbuatanya pelaku terancam dengan pasal 365 KUHP dengan kurungan penjara 5 tahun. (Dn/rif)

Posting Komentar