Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Gudang kayu terbakar saat dilakukan pemadaman  (Nur Chambali,memo)

Sidoarjo-memo. Sijago merah mengamuk melalap sebuah gudang kayu di Desa Sepande RT 01 RW 01, Kecamatan Candi Sidoarjo. Api dengan mudah membakar gudang berisi aneka macam kayu jati dan kayu nangka. Walau tidak ada korban dalam peristiwa ini namun kerugian ditafsir sekitar Rp 175 juta. Gudang milik Ahmad Taslok (52) warga Bligo RT 12 RW 05 Kecamatan Candi Sidoarjo ini hampir rara dengan tanah akibat kejadian kebakaran ini.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh memojatim, tiba-tiba korban melihat asap mengepul keatas disertai percikan api dari sudut timur gudang. Entah apa penyebabnya, Karena cuaca panas disertai angin cukup kencang, api dengan cepat membakar seisi gudang tersebut.

"Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB. Dari keterangan saksi, api pertama kali muncul dari sisi timur," terang, Kapolsek Candi, Kompol H. Kusminto SH.

Pemilik dan beberapa karyawan yang berada di lokasi, sempat mencoba untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, tidak membuahkan hasil. "Karyawan sempat melalukan pemadaman, tapi api semakin besar. Karena memang banyak bahan yang mudah terbakar," ungkapnya.

Sementara itu, api baru bisa ditangani setelah sebanyak tiga unit mobil Petugas Memadam Kebakaran (PMK) tiba dilokasi. Apesnya lagi, gudang tersebut tidak di asuransikan oleh pemiliknya. 

"Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 175 juta, Kami belum tahu penyebabnya apa, karena dilokasi masih dilakukan pembasahan dan kami masih memeriksa saksi-saksi,"tutur, Kompol H. Kusminto pada media pada hari Rabu (30/8).

Atas peristiwa ini petugas masih menelusuri penyebab dari kebakaran ini dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). (Ded/nh/rif)

Posting Komentar