Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Bupati Pamekasan Ahmad Syafi'i saat tiba di Mapolda Jatim (Abd,Halim,memo)

Pamekasan-memo. Lembaga anti rasuah kembali tunjukan taringnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Pasalnya, Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, pada hari Rabu (2 /8).  Dari hasil OTT tersebut, KPK berhasil mengamankan Bupati Pamekasan,  Ahmad Syafi'i bersama dengan Kepala Inspektorat Pamekasan, Sucipto Utomo.

Bersama dengan mereka, KPK juga membawa pejabat Kejaksaan Negeri Pamekasan yakni, Kepala Seksi Intelejen Sugeng, Kepala Seksi Pidana Khusus Eka Hermawan dan dua staf Kejari, serta dua staf Inspektorat dari Pemkab Pamekasan. Selain itu, dua kepala desa juga ikut diamankan, yakni Agus Kepala Desa Dasuk, Kecamatan Pademawu, Muhammad Ridwan, Kepala Desa Mapper, Kecamatan Proppo.

Penangkapan diduga terkait kasus Alokasi Dana Desa (ADD) di wilayah Pamekasan.  Seluruh tersangka yang ditangkap KPK tersebut usai dibawa di Mapolres Pamekasan,  kini diperiksa di Subdit III Tindak Pidana Korupsi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur.

Para tahanan lembaga anti rasuah itu tiba di Mapolda Jatim sekitar pukul 15:30 Web dengan pengawalan ketat dari Brimob Polres Pamekasan dengan membawa senjata laras panjang. Bupati Pamekasan sesaat tiba di Mapolda Jatim menolak memberikan keterangan terkait masalah yang melilitnya.

"Saya tidak bisa memberikan keterangan apapun," singkat, Syafi'i.

Sementara itu ditempat berbeda,  Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Maruli Hutagalung membenarkan penangkapan OTT oleh KPK tersebut.  Namun, pihaknua belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. 

"Mau informasi bagaimana,  saya juga masih belum dapat info lengkapnya," ujarnya, saat dikonfirmasi.

Dari kabar yang berhasil dihimpun penangkapan atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berjamaah ini atas dugaan uang suap Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur. (Slm/Hlm)

Posting Komentar