Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo M. Sunarto saat menemui wartawan (Arief,memo)

Sidoarjo,Memo
Tersangka dugaan kasus korupsi PD AU yang menyeret nama petinggi di perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, mantan Dirut PDAU Amral Soegianto kembanli didatangkan ke Kejari untuk menandatangani SK Plt Direktur Aneka Usaha yang ditunjuk oleh Bupati Sidoarjo Saiful Illah.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Sidoarjo, Amral Soegianto kembali didatangkan dari Lapas kelas I Medaeng Surabaya ke Kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Kali ini kedatangan Amral berkaitan dengan status tersangka dirinya yang masih menjabat di Direktur Utama PDAU.

Terkait di datangkannya Amral, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, H. Sunarto mengatakan, lantaran ada Surat Keputusan (SK) dari Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah kepada Kepala Inspektorat Sidoarjo, Eko Udijono untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di Perusahaan milik Pemda itu. Sedangkan posisi Amral saat ini masih berurusan dengan kasus dugaan Korupsi pengelolaan keuangan PDAU.

"Ada dua surat, pertama SK bupati kepada Kepala Inspektorat terkait Plt Dirut di PDAU, kedua surat kuasa yang harus di tanda tangani Amral atas jabatan direktur utama PDAU," ujar Sunarto saat diwawancarai wartawan, Selasa, (30/5/2017).

Mantan Aspidsus Kejati Gorontalo ini menambahkan, Sebenarnya Pemda tidak perlu membuat dua surat untuk keberlanjutan pengelolaan PDAU. Dikarenakan, kewenangan PDAU masih dibawah Pemda. Sehingga kewenangan pergantian atas status tersangka didalam Perusahaan merupakan hak preogratif Bupati.

"Kita (Kejari) tidak akan ikut campur dalam urusan itu. Namun untuk proses hukum masih tetap berlaku. Sejauh ini Pak Amral masih belum diberhentikan, meski status nya sudah dilakukan penahanan. Dan itu terserah dari Pemda," jelasnya.

Alasan itu sengaja dilontarkan Kajari, lantaran proses yang dilakukan pemerintah Daerah terkesan janggal. Sehingga pihaknya menyarankan agar keputusan tersebut dikaji ulang.

"Harusnya kan sudah tidak perlu lagi surat kuasa dari yang bersangkutan (Amral). Cukup diberhentikan dan diangkat lah yang baru, saya sarankan untuk dikaji ulang soal surat kuasa itu, yang jelas Kejaksaan tidak ada hubungannya dan tidak akan ikut campur dengan itu," tegas mantan Kajari Jombang itu.

Disinggung terkait adanya aliran dana ke DPRD Sidoarjo yang belum dikembaikan, Kajari mengatakan, sudah mengirim surat ijin ke Gubenur Jatim, untuk bisa melakukan pemeriksaan, " sudah kami kirim surat ijin ke Gubenur, untuk bisa memeriksa DPRD sidoarjo dan semoga secepatnya bisa dilaksanakan."pungkasnya.

Seperti yang telah diberitakan oleh koran memo sebelumnya, tiga pejabat PDAU yaitu Amral Soegianto selaku Dirut, Siti Minarni selaku Kabag Umum dan Imam Juanaidi Selaku Kepala Unit Delta Grafika, ketiganya menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keungan PDAU mulai tahun 2010- 2016. 

Dalam pengembangan penyidikan tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo menemukan aliran dana ke legeskatif maupun eksukutif. (ss/rif)

Posting Komentar