Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Panit II Binmas Polsek Taman Aiptu Marsudi saat menyampaikan tausyiahnya (Slamet,memo)

Sidoarjo, Memo
Da'i Kamtibmas sekaligus Panit II Binmas Polsek Taman Polresta Sidoarjo, Aiptu Marsudi menuturkan, jika ingin kuat, ingin dihargai dan ingin dikagumi oleh bangsa lain di dunia ini dan tidak mudah diadu domba antara yang satu dengan lainnya, harus gotong royong dan kerjasama dalam segala hal antara satu dengan lainya.

Pertanyaan itu disampaikan oleh Panit II Binmas Polsek Taman Polresta Sidoarjo, Aiptu Sumardi, saat memberikan pencerahan di musholla Putri Aisiyah Ranting Kelurahan Ketegan Kecamatan Taman Sidoarjo, usia menunaikan ibadah salat tarawih.

"Sesungguhnya hamba yang paling mulia diantara kalian disisi Allah adalah yang paling bertakwa diantara kalian. Inilah yang dimaksudkan sebagai​ perekat persatuan dan kesatuan dalam sebuah Bangsa," kata Marsudi, Sabtu malam (03/06/2017).

Menurutnya, diciptakanya manusia laki-laki dan perempuan, berlainan bahasa, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa adalah untuk saling mengenal (berkeperluan) satu dengan yang lainnya (hablumminannas).

"Karena disana ada hak dan kewajiban, toleransi, saling menghormati, saling menghargai, tidak ada diskriminatif, tidak ada dengki dan iri serta tidak ada kesombongan. Tentu hal itu akan membawa manfaat dan dijauhkan dari laknat. Maka otomatis hal tersebut​ akan timbul saling percaya, mendatangkan kedamaian, rasa aman, pembangunan, kesejahteraan dan kerukunan," tuturnya. 

Hal tersebut diatas, sambung Marsudi, tidak datang begitu saja seperti membalik telapak tangan, tapi harus ada usaha kongrit dengan kemauan yang keras untuk menciptakanya.

"Bangsa ini dari kita, untuk kita sebagai karunia dan anugerah dari Allah SWT yang harus kita rawat dan kita jaga bersama. Karena kelak akan kita wariskan kepada anak cucu kita. Apapun yang dilakukan oleh warganya jika sifatnya hanya merusak dan tidak membangun, sama saja kita akan merobohkan rumah kita sendiri. Saat kita dan keluarga kita sedang ada di dalamnya alias bunuh diri, tidak ada untungnya," tutupnya. (ss/rif)

Posting Komentar