Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kasubdit II Dit Tipidkor Bareskrim, Kombespol Himawan Bayu Aji saat menggelar pelaku Peretas Situs Dewan Pers (Humas, memo)

Jakarta-Memo. Berakhir sudah petualangan peretas situs dewan pers. Pasalnya, tim Siber Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap pelaku peretas situs Dewan Pers. Pelaku ditangkap oleh tim Siber di Hotel Griya Surya Solo Jawa Tengah pada hari Kamis (8/6) malam.

Hal itu disampaikan oleh Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Kombespol Himawan Bayu Aji di kantornya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada media hari Jumat (9/6/2017).

"Tadi malam kami melakukan penangkapan pelaku peretasan terhadap situs dewan pers. Pelaku berinisial AS alias M2404, alias pemulungelektronik@gmail.com," terang, Kasubid II Kombespol Himawan Bayuadji.

Perwira Tinggi yang akan menempati jabatan barunya yakni menjadi Kapolresta Sidoarjo ini menambahkan,
pelaku adalah seorang petugas hotel yang masih berusia 28 tahun. Menurut Kombespol Himawan Bayu Aji, berdasarkan pemeriksaan sementara pelaku pernah meretas 100 situs sejak tahun 2013. Dan tersangka melakuka aksinya dengan belajar secara otodidak.

"Belajar secara otodidak saat bekerja jadi penjaga warnet," imbuhnya.

Pelaku AS diketahui saat penangkapan di Hotel Griya Surya, Kamis (8/6) sekitar pukul 22.30 WIB. bekerja sebagai housekeeper di hotel tersebut.

Dari keterangan tersangka AS telah melakukan aksinya sejak 2013. Selama itu, dia meretas 100 situs, termasuk milik pemerintah.

Namun AS tidak mengambil keuntungan ekonomi dari tindakannya ini. Dia hanya mengubah penampilan web yang ia retas dan hanya ingin mendapat pengakuan dari komunitas hacker.

"Kita ketahui, kasus ini yang bersangkutan hanya men-deface saja, tanpa mengambil atau merusak," ungkap, Kombespol Himawan Bayu Aji.

AS belajar meretas situs secara otodidak. Saat beraksi, pelaku menggunakan beberapa identitas yakni MD2404, pengemiselektronik@gmail.com. dan pemulungelektronik@gmail.com.

Patut diapresiasi tim Siber Bareskrim Mabes Polri atas penangkapan pelaku peretas situs milik pemerintah ini yang akhir-akhir sudah membuat masyarakat resah.

Lebih lanjut, Kombespol Himawan Bayu Aji menjelaskan, dari tangan AS, pihaknya berhasil menyita beberapa barang bukti, seperti KTP, notebook, dan modem. "Kita kenakan Pasal 50 UU Nomor 36 Tahun 1999, UU 19/2016 Pasal 32 tentang illegal access," pungkasnya. saat dikonfirmasi oleh memojatim melalui Hanphondnya. (rif)


Posting Komentar