Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Ruang Ketua Komisi B DPRD Jatim, Muhammad Basuki dan Rumahnya saat digeledah oleh KPK. (Dany,memo)


Surabaya-Memo. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Operasi Tangkap Tangan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Muhammad Basuki. Sekitar Enam orang diamankan oleh tim Satgas lembaga anti rasuah (KPK) pada hari Senin (5/6/2017) dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan para pihak yang diamankan tersebut terdiri dari unsur DPRD dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Ada enam orang yang dibawa ke Jakarta. Ada unsur penyelanggara negara dari DPRD dan dinas," jelas, Febri, Selasa (6/6/2017).

Febri menambahkan para pihak yang diamankan saat ini masih berstatus saksi. KPK memiliki waktu 1x24 jam pascapenangkapan untuk menentukan status dan kasus yang menjerat mereka.
Informasi yang dihimpun, OTT dilakukan terkait dugaan suap yang diduga dilakukan pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

Pemberian suap ini disinyalir terkait proyek yang ada di masing-masing SKPD untuk pemberian 'tunjangan hari raya'.
OTT dilanjutkan juga dengan menyegelan di ruangan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Mochammad Basuki.
Untuk diketahui, Komisi B bermitra kerja dengan sejumlah SKPD Pemprov Jawa Timur.

Di antaranya, Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Kehutanan.
Lalu Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Biro Administrasi Perekonomian dan Biro Adminsitrasi Sumber Daya Alam.
Terakhir Febri mengatakan akan ada konferensi pers untuk membeberkan siapa saja yang diamankan dan terkait apa OTT di Bulan Ramadhan ini.
"Nanti kita sampaikan lebih lanjut apa yang dilakukan," ucap Febri. (Dan/mth)

Posting Komentar