Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Khoirul Huda saat digelandang ke mobil tahanan usai diperiksa (arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Tim penyidik Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Sidoarjo akhirnya menahan Anggota DPRD Sidoarjo H. Khoirul Huda, Kamis (8/7/2017). Penahanan Politisi Partai Golkar tersebut diduga terkait dugaan penerimaan aliran dana dari Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha.

Khoirul Huda yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus perubahan Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) itu diduga menerima dana sebesar Rp 75 juta dari perusahaan plat merah Pemkab Sidoarjo yang saat ini kasusnya sedang di sidik Kejari Sidoarjo atas dugaan kebocoran pengelolaan keuangan PD Aneka Usaha.

"Setelah kami mengantongi sejumlah alat bukti, KH kami tetapkan sebagai tersangka dan kami lakukan penahanan,"kata Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo Adi Harsanto. 

Lebih jauh Adi memaparkan jika penahanan tersangka dilakukan untuk mempermudah penyidikan dan agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti. Terkait keperuntukan aliran dana yang diterima tersangka KH untuk apa dan siapa saja, pihaknya masih mendalami hal tersebut.

"Ada bukti aliran dana dari PDAU yang mengalir ke tersangka KH, untuk peruntukan uang tersebut, saat ini masih kami dalami," paparnya. 

Sementara itu, tersangka Khoirul Huda saat digelendang penyidik Kejari Sidoarjo menuju mobil tahanan sempat memberi keterangan kepada jurnalis. 

Pria berkacamata itu tidak menampik jika dirinya menerima aliran dana dari PD Aneka Usaha, tetapi uang tersebut digunakan untuk kepentingan Pansus DPRD Sidoarjo terkait perubahan PD menjadi PT Aneka Usaha.

"Uang tersebut, kami terima untuk kepentingan anggota Pansus, bukan kepentingan saya sendiri," kata, Khoirul Huda saat menuju mobil tahanan Kejari Sidoarjo.

Diketahui, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo saat ini tengah fokus mengumpulkan alat bukti terkait dugaan korupsi bocornya pengelolaan keuangan PD Aneka Usaha pada tahun 2010-2016.  
Saat disinggung mengenai penerima aliran dana PDAU yang lain, kembali Kasi Pidsus Adi Harsanto mengatakan, masih dilakukan pengembangan lebih dalam lagi.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya dugaan korupsi yang merugikan negara miliarnd rupiah itu, selain anggota DPRD Sidoarjo diketahaui
Aliran dana korupsi PDAU juga mengalir ke Kabag Hukum Kabupaten Sidoarjo, Heri Soesanto yang juga menjabat sebagai Badan Pengawas (Banwas) Dalam kasus korupsi Perusahaan Plat Merah tersebut. Walau kini uang aliran dana itu sudah disita pihak Kejaksaan. 

Kejari Sidoarjo sudah menahan empat orang tersangka yakni Dirut PDAU Amral Soegianto, Ka Unit Delta Gtafika Imam Junaidi, Kabag Umum sekali Ka Unit Gas PDAU Siti Winarni. Orang keempat yang ditahan dalam kasus ini, Ketua Pansus Perubahan Perusahaan Daerah menjadi PT di DPRD yakni H. Khoirul Huda yang merupakan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo. (Ss/rif)

Posting Komentar