Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Dirut PT MCS didampingi kuasa hukumnya (Arief,memo)

Sidoarjo, Memo
PT Mandala Cahaya Sentosa (MCS) menyayangkan kasus hutang piutang bisnisnya dengan PT Brenntag Indonesia, sampai dilaporkan ke Polresta Sidoarjo.

Hal itu diungkapkan Dirut PT MCS Ir Sony Isdiarto dalam klarifikasi soal hutangnya di PT Brenntag Indonesia yang belum lunas. Hutang belum terlunasi karena kondisi keuangan perusahaannya belum memungkinkan.

Kata Sonny, perusahaannya belum mempunyai uang yang cukup untuk melunasi. Total hutang sebetulnya sekitar 30 miliyar, dan sekarang tinggal dibawah angka Rp 4 miliar, bukan senilai Rp 8 miliar seperti dalam pemberitaan sebelumnya. 

"Kalau ada uang pasti akan kami lunasi. Dan kenapa masalah ini sampai masuk ke ranah hukum, padahal hubungan bisnis transaksi kerja sudah berjalan empat tahun," keluh Sonny Kamis (8/7/2017).

Dia menambahkan, iktikad baik dengan PT Brenntag Indonesia, sudah beberapa kali dilakukan. Perusahaannya melakukan melunasi hutang dengan sistem mencicil ke PT Brenntag, tapi oleh lawyernya tidak diperbolehkan. 

"Oleh lawyer Brenntag disarankan cicilan dikumpulkan, kalu sudah banyak atau sesuai hutangnya baru dibayarkan. Kan perusahaan tidak bisa begitu karena hubungan bisnis kerja dengan lainnya, banyak sekali, dan kami juga punya hutang ke perusahaan lain bukan hanya bernntag," terang pemilik produk bel-bel itu.

Tawaran untuk melunasi hutang, lanjut Sonny, sudah beberapa kali dilakukan, namun ditolak oleh pihak Brenntag, Seperti empat villa miliknya, pergudangan diberikan untuk menebus hutang yang ada, tapi tidak diterima. Sisa barang berupa bahan baku dari Brenntag yang belum terpakai dan belum kadaluarsa, kami tawarkan atau kami kembalikan ke pihak Brenntag juga tidak mau. 

"Sekarang tidak ada yang bisa dibuat untuk melunasi hutang, terkecuali menyicil. Sisa barang Brenntag yang belum terpakai, masih banyak dan nilainya hampir 6 miliaran," sebut Sonny.
Masih kata Sonny, untuk masalah hutang ke Brenntag, dirinya tetap beriktikad untuk melunasi. Masalah hutang piutang, sesuatu yang wajar dalam berbisnis. Tidak ada satupun perusahaan yang tidak memiliki hutang ke pihak 

"Mengenai perkembangan permasalahan pelaporan, saya sepenuhnya menyerahkan ke pihak Polresta Sidoarjo," pungkas Sonny. (rud/rif)

Posting Komentar