Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto saat pamerkan hasil ungkap dan pelaku narkoba (kumaidi,memo)

Sidoarjo-Memo. Anggota Sat Resnarkoba Polres Sidoarjo dengan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto dalam kurun waktu sepekan  telah berhasil meringkus dua jaringan pengedar dan pemakai narkoba jenis Sabu dengan barang bukti yang di bawanya berupa sabu-sabu seberat kurang lebih 47 gram.

Dua jaringan tersebut yakni diwilayah kecamatan Sedati dan Kecamtan Taman Sidoarjo, Berawal dari penangkapan seorang pemakai narkoba di daerah  kec.Sedati Pada tanggal 8 Mei 2017 Tersangka berinisial KB(34th) warga banjar kemuning kec. Sedati Kab. Sidoarjo dengan barang bukti 1 buah pipet berbahan kaca berisi sabu 1,60 gram, KB mengaku bahwa sabu didapat dari tersangka ES(35 thn) warga tambak rejo kec.Waru kab.Sidoarjo

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo menjelaskan asal mula penangkapan tersebut dilakukan setelah ‎ES yang keseharian nya bekerja jadi Tukang Cat bangunan di tangkap di daerah Jl.Kundi di kampung desa Tambak rejo dengan barang bukti Sabu seberat 5,79 gram dan 3 buah Pipet kaca, dari ES polisi melakukan pengembangan hingga akhir nya melakukan penangkapan kepada SG alias Gondol (28thn),HB(21thn) dan SR(21thn), ketiga nya di tangkap saat sedang nyabu Bareng di daerah desa Meranti Rt.11 Rw.04 kec.Sedati dengan barang bukti 42,71 gram .
Dari pengakuan ketiga nya mereka membeli sabu dari seorang yang berinisial CS melalui sistem Ranjau, yang mana CS masih dalam proses pencarian.
"Dari pemeriksaan, Itu barang ternyata dari Madura ke tersangka Inisial ES (Cak Ipul) dengan sistem diranjau ,sehingga kita kesulitan mendeteksi nya." terang Kompol Sugeng Purwanto ‎

Selanjutnya di Jaringan kedua diwilayah kec.Taman anggota Satresnarkoba Polres sidoarjo berhasil menangkap 3 tersangka yakni AS(37thn) asal desa Pepelegi kec.Waru, THG(33thn) alias Gimen, asal kelurahan Taman kec.Taman dan MAS (21thn) alias Sambas dengan barang bukti total 3,17 gram dan uang sebesar Rp.100 ribu 

Penangkapan ke tiga tersangka tersebut berawal dari tertangkap nya Arief Setiawan (AS) bin Jateni pada tanggal 13 mei 2017 dibawah lampu Trafic Light jl.raya medaeng kec.Waru kab. Sidoarjo bersama barang bukti yang dia bawa Satu poket sabu dengn berat 0,54 gram yang di sembunyikan di Lubang setir sepeda motor nya.

Dari tersangka AS polisi mendapatkan pengakuan kalau AS membeli sabu dari Taufik Hamsyah Ghozali (THG) seharga Rp.700 ribu untuk satu Poket ukuran pahe ,kemudian dilakukan penangkapan terhadap THG yang sedang berada di kos-kosan nya di daerah Taman kec.Taman pada tanggal 14 mei 2017 sekitar pukul 05.00 wib dengan barang bukti 3 poket sabu seberat 2,63 gram.

Dalam melancarkan bisnis terlarang nya THG menyuruh (MAS) alias Sambas sebagai kurir untuk mengantarkan Sabu ke AS dengan komisi atau Upah Rp.100ribu sekali mengirim . Pada hari yang sama dan tanggal yang sama dari hasil pengembangan MAS alias Sambas berhasil di tangkap di jalan raya Taman No.54 Rt.12 kelurahan Taman kab.Sidoarjo dengan barang bukti uang Rp.100ribu 

Kasat narkoba mengakui bahwa di sidoarjo masih banyak banyak peredaran Narkoba nya dengan tertangkap nya pelaku-pelaku dri dua jaringn tersebut paling tidak bisa menjadi Krimclearins untuk menurunkan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Sidoarjo ."cukup banyak disidoarjo tapi tetap berusaha maksimal kita mencari BD - BD yang barang nya cukup besar " kata nya ‎

Terhadap para tersangka di jerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) UU RI no. 35 th 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara singkat 5 th paling lama 20 th dan denda paling sedikit 1Miliar rupiah dan paling banyak 10 Miliar rupiah. (kmd/rif)

Posting Komentar