Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Staf pelayanan di kantor Dinas Koperasi (Nur Chambali,memo)

Sidoarjo,memo
Kurang lebih 171.264 Usaha, Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) serta 1.321 koperasi yang ada di Kabupaten Sidoarjo, dapat bergembira seiring dengan digulirkannya dana permodalan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Dengan proses dan syarat yang mudah, dana bergulir berbentuk pinjaman kredit tersebut dapat dinikmati dengan bunga yang sangat ringan yaitu hanya  6% per tahun. 

Bahkan pinjaman kredit dana bergulir maksimal sebesar Rp10 juta diberikan tanpa agunan. Sedangkan pinjaman diatas Rp10 juta,  agunan yang dikenakan cukup 30% dari total pinjaman. 

Terkait hal itu, sosialisasi Dana Bergulir dilakukan Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sidoarjo sudah sering diadakan Sebanyak 150 orang pelaku UMKM maupun pengurus koperasi di tiga kecamatan diundang di Kantor Kecamatan Buduran untuk mengetahui informasi tersebut. Seperti dari Kecamatan Buduran, Sidoarjo dan Kecamatan Candi. 

Sosialisasi Dana Bergulir untuk memperkuat permodalan bagi UMKM maupun koperasi tersebut pernah dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum.  

Dan Bupati H. Saiful Ilah  mengatakan salah satu kendala yang dihadapi oleh UMKM ada pada aspek permodalan. Untuk itu Pemkab Sidoarjo memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan tersebut. Salah satunya dengan digulirkannya dana bergulir bagi UMKM-K tiap tahunnya.  
Dan sejak tahun 2002 sampai sekarang, Kabupaten Sidoarjo telah menggulirkan pinjaman kredit dana bergulir sebesar Rp54 miliar lebih. Dana bergulir dari APBD tersebut telah diberikan kepada 5.091 UMKM dan 225 koperasi yang ada di Sidoarjo. 
 
Sedang pada Tahun 2010 lalu, kebijakan pemberian pinjaman kredit dana bergulir maksimal sebesar Rp10 juta tanpa agunan diberlakukan. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk memperkuat permodalan UMKM-K Sidoarjo dalam mengembangkan usaha. Dan juga Keberadaan UMKM maupun koperasi terus didukung keberadaan dan perkembangannya. 
Pasalnya, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo tidak terlepas dari keberadaan UMKM dan koperasi yang ada. 
              
Namun sangat disayangkan ditahun 2017 ini dana bergulir yang akan diberikan oleh pelaku usaha dalam proses pencairannya dipandang  sangat lama dan dipastikan hampir 5 bulan , dimana dalam giliran tahap I permohonan yang cair  pengajuan bulan Januari 2017 sehingga mutlak 5 bulan berjalan sedang dalam  prosesnyapun dilimpahkan ke Bank Jatim Sidoarjo.

" Gimana pak wong pinjam 5 juta untuk modal tambahaan aja harus menunggu 5 bulan lamanya, mendingan saya pinjam dikoperasi harian langsung dapat dan birokrasi tidak bertele-tele. Dan percuma saya masuk anggota koperasi sidoarjo jika pelaku usaha kayak saya tidak diperhatikan " Ungkap, Murodin penjual grabah dipasar larangan kekoran memo.

Menanggapai akan adanya keluhan para pelaku usaha yang kecewa akan tidak dapatnya bagian dana bergulir, Setda Dinas koperasi Tjarda mengatakan " memang seharusnya Pedagang dan pelaku Usaha harus bisa menikmati dana bergulir untuk tambahan modal dalam jangka yang tidak terlalu lama dan mudah-mudahan masalah ini bisa saya bawa dalam rapat dengan pimpinan dalam jangka waktu dekat ini dalam pembenahan pencairan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama " Papar mantan Kabid berdagangan  yang sukses orientasikan produk unggulan Sidoarjo Keluar negeri. ( nh/rif)

 

Posting Komentar