Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Pelaku saat dirillies di KPPBC Juanda (MJ)

Sidoarjo,Memo.
Petugas gabungan Bea Cukai Bandara Internasonal Juanda Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 55 Gram.

Berawal dari kecurigaan petugas yang mencium gelagat yang berjalan mondar-mandir, pelaku RZ (38), warga Bangkalan Madura,  lantas oleh petugas dilakukan pemeriksaan dan ternyata benar. Melalui peneriksaan intensif oleh petugas ditemukan barang haram tersebut disembunyikan di dalam perut melalui dubur pelaku.

Sementara, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda, Mochamad Mulyono membenarkan anggotanya telah mengamankan tersangka tersebut, berawal dari kecurigaan petugas terhadap penumpang pesawat Lion Air JT168 rute Kuala Lumpur (Malaysia) -Surabaya dengan gerak-gerik yang mencurigakan petugas lantas mendekati pelaku dan melakukan pemeriksaan.

"Karena kami curiga dengan gerak-gerik pelaku, kami lakukan wawancara kemudian kami lakukan rontgen dan Ternyata benar, pelaku ini membawa shabu yang dibungkus plastik dan dibalut selotif yang dimasukkan ke dalam perut,seketika itu pelaku langsung kami amankan" ungkapnya, pada media hari Selasa (23/5).

Dari hasil pemeriksaan, aksi pelaku tergolong berani, menyimpan sabu kedalam perut melalui dubur. Padahal aksi tersebut bisa membahayakan jiwanya dan bisa menyebabkan kematian. Modus pelaku dengan cara menyimpan sabu ke dalam perut melalui dubur ini, adalah modus lama yang sering digunakan oleh pelaku lainya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Muchamad Mukyono menambahkan, "Menurut pengakuan pelaku, sabu-sabu itu akan dikonsumsi sendiri," terangnya.

Sementara, kini pelaku masih menjalani proses hukum lebih lanjut dan terancam dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati, seumur hidup dan denda maksimum Rp 10 miliar. (MJ)

Posting Komentar