Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Djoko Sartono saat menunggu pemeriksaanya di Kejari Sidoarjo (Nur Chambali,memo)

Sidoarjo-Memo. Sampai saat ini pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo masih terus mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan korupsi Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PD AU) yang kini menjadi sorotan masyrakat. Kasi Intelijen Andri Tri Wibowo kepada wartawan mengaku jika Sekda Djoko Sartono diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi keuangan PD Aneka Usaha. Sekda diperiksa sebagai jabatan lama yakni Kepala DPPKA Pemkab Sidoarjo dan jabatan yang sekarang yakni Sekda Pemkab Sidoarjo.

"Sekda kita periksa sebagai saksi, terkait setoran dana dari PD Aneka Usaha yang masuk pada Kas Daerah Pemkab Sidoarjo sejak tahun 2010 hingga 2016," terangnya.

Mantan Kasi Intel Kejari Batam ini menegaskan, jika setoran bagi hasil usaha PD Aneka Usaha yang masuk ke Kas Daerah itu berjalan sejak tahun 2010 hingga tahun 2016 yang saat itu DPPKA dikepalai oleh Djoko Sartono.

"Saat ini yang bersangkutan masih dimintai keterangan Tim Penyidik, jika hasilnya sudah terang benderang, pasti akan kita rilis ke media,"tegasnya.

Diketahui, Kejari Sidoarjo saat ini tengah fokus mengumpulkan alat bukti dugaan bocornya pengelolaan keuangan PDAU selama enam tahun terakhir yakni mulai tahun 2010-2016.

PDAU Sidoarjo merupakan perusahaaan plat merah yang membawahi beberapa unit diantaranya Delta Property, Delta Grafika, Delta Advertaising dan Delta Gas. Namun untuk pengungkapan, Kejari Sidoarjo fokus pada tiga unit yakni Delta Grafika, Delta Gas dan Properti.

Dari penyidikan yang berjalan, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menyita uang senilai Rp 75 juta dari Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Sidoarjo, Heri Soesanto, Senin (15/5/2017) lalu.

Sekedar diketahui, tim penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo berhasil mengukap adanya aliran dana ke DPRD Sidoarjo dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Sidoarjo berupa kuitansi dengan besaran Rp. 75 juta. Pejabat Pemkab Sidoarjo itu diperiksa sebagai saksi. DJoko Sartono merupakan mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPKA) mulai tahun 2010-2016, yang sekarang menjabat Sekda.
Diberitakan sebelumnya, Penyidik Kejari Sidoarjo telah memeriksa sejumlah saksi diantaranya, Dewan Pengawas PDAU, Kepala Inspektorat, Lapindo Berantas Inc, SKK Migas, PT. BBG, dan juga rekanan PDAU Sidoarjo untuk mengungkap dugaan korupsi miliaran rupiah pengelolaan keuangan di PDAU Sidoarjo sejak 6 tahun terkahir yakni 2010-2016 itu.

Penyidik kini memfokuskan penyidikan untuk tiga unit diantaranya yakni Delta Grafika, Delta Gas dan Delta Properti di PDAU Sidoarjo yang diduga merugikan miliaran uang negara itu. 

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kejari sidoarjo, terkait materi pemeriksaan. (nh/rif)


Posting Komentar