Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


foto :  19 tahanan saat dititipkan ke Lapas Kelas II Bojonegoro (Kusmani,memo)

Bojonegoro -Memo. Polres Bojonegoro titipkan 19 orang tahanan pagi tadi, Selasa (23/05/2017) sekira pukul 09.00 WIB penitipan ke Lapas Kelas II Bojonegoro oleh Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Bojonegoro dikarenakan ruang tahanan yang ofer loud. Kesembilan belas tahanan Polres Bojonegoro tersebut merupakan tersangka kasus dari tangkapan Sat Reskrim Polres Bojonegoro juga Polsek jajaran.

"Delapan tahanan merupakan tangkapan Sat Reskrim dan 11 tahanan merupakan tangkapan dari Polsek jajaran", ungkap Kasat Tahti Iptu Watipah kepada media.
Dari sembilan belas tahanan tersebut, dapat diklasifikasikan menjadi 4 tahanan dengan pelanggaran kasus yang berbeda yaitu sebanyak 6 orang tahanan melanggar kasus 303 KUHP tentang Perjudian, 5 orang merupakan tahanan melanggar kasus 170 dan 351 KUHP tentang pengeroyokan, 1 orang tahanan melanggar kasus 378 KUHP tentang penipuan.

"Dan 7 orang tahanan melanggar kasus UU no. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan", imbuh Kasat Tahti.

Masih menurut Kasat Tahti bahwa penitipan kesembilan belas tahanan Polres Bojonegoro ke Lapas Kelas II Bojonegoro kali ini dikarenakan ruang sel tahanan Polres Bojonegoro yang saat ini berjumlah 5 blok tidak cukup untuk menampung tahanan hasil tangkapan Polres Bojonegoro beserta jajaran yang saat ini mencapai 48 tahanan.

"Blok yang ada saat ini dirasa kurang layak untuk menampung 48 tahanan", lanjut Kasat Tahti.

Dalam ungkapnya, Kasat Tahti juga menjelaskan bahwa keberadaan kesembilan belas tahanan Polres Bojonegoro oleh penyidik dirasa sudah cukup untuk memberikan keterangan terhadap kelengkapan berkas perkaranya.

"Kesembilan belas tahanan tinggal menunggu P21 dari Jaksa Penuntut Umum", terang Kasat Tahti. (Bull/kus)

Posting Komentar