Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol Rochsul saat melakukan aksi heroiknya memadamkan api (foto-Slamet)

Sidoarjo-Memo. Warga Jalan raya Cemeng Kalang Sidoarjo panik atas peristiwa kebakaran disebuah bangunan ruko warung sate yang hampir ludes dilalap api. Warung sate yang terletak di Jl. Raya Cemeng Kalang, Sidoarjo itu, dikabarkan terbakar pada pukul 05:30 wib. Warga yang mendapati kejadian itu langsung menghubungi polisi dan pemadam kebakaran (damkar), hari Senin (03/04) tadi pagi.

Mendapatkan kabar terjadi kebakaran diwiayahnya, Kapolsek kota Sidoarjo Kompol Rochsul tiba lebih dulu di Yempat Kejadian Perkara (TKP)  dan dengan sigap langsung mengambil tindakan cepat. 

Perwira berpangkat melati satu dipundaknya itu langsung mengajak warga mencari air dan menyiram api yang sedang melalap isi disekitarnya. Bersama warga sekitar, Kompol Rochsul
bahu-membahu berupaya memadamkan api walau dengan peralatan seadanya.

saat dikonfirmasi Kompol Rochsul, membenarkan akan kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam tragedi itu. Namun pemilik warung ditafsir mengalami kerugian jutaan rupiah.

"Kejadian diduga bermula dari konsleting listrik, karena belum ada mobil pemadam kebakaran saya mengajak warga untuk sama-sama memadamkan api. beruntung tidal ada Korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu,"terang, Kompol Rochsul, hari Senin (03/04).

Namun ada tontonan yang menarik atas keajadian itu disaat mobil Pemadam Kebakaran tiba di lokasi. Pasalnya, warga serkitar meneriaki petugas kebakaran dikarenakan kedatangannya dinilai terlambat 1 jam setelah warga melapor, padahal jarak tempuhnya juga tidak jauh dari tempat kejadian.

"Balik'o ae wes!!, (kembali saja!!)," teriak warga sekitar yang kesal akan keterlambatan mobil Pemadam Kebakaran (damkar).

Atas banyak yang meneriaki akhirnya petugas kebakaranpun kembali balik kiri, karena saat tiba api sudah bisa diatasi. (ss/rif)

Posting Komentar