Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Foto : Salah satu korban meninggal dunia di TKP
Sampanh-Memo. Tak terima dituduh punya ilmu santet 5 orang warga Dusun Naporan Laok dan Naporan Daya, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang terlibat carok pada Sabtu (08/04) sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya atas kejadian tersebut 3 orang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara 1 orang kritis dan 1 orang melarikan diri.

Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban meninggal dilokasi kejadian yakni Saliman (45th) warga Dusun Lon Kebun, Desa Ketapang Daya, Sitina (57th) dan Mustofa alias Hor (55th) keduanya warga Dusun Naporan Laok, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang Madura.

Sedangkan, Mohammad Habibi (35th) warga Dusun Naporan Laok, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang mengalami luka parah dan harus mendapatkan perawatan medis. Sedangkan, 1 pelaku berinisial A melarikan diri yang kini masih dalam pengejaran pihak Polsek Ketapang dan Polres Sampang.

Sementara, Kapolsek Ketapang AKP Aries Dwiyanto saat dikonfirmasi sesaat setelah peristiwa tragis itu menyampaikan, kejadiannya berawal ketika orang tua pelaku sakit kembung perutnya selama 2 tahun dan meninggal dunia hari ini (Sabtu-red) sekitar pukul 14.30 WIB di rumahnya. Kemudian, Saliman dan Mohammad mencurigai Mustofa telah menyantet atau mengguna-guna orang tuanya.

"Pada saat sebelum kejadian, Mustofa dan Pak Sitina didatangi oleh keluarga Saliman serta Mohammad dirumahnya, dikarenakan kedua pelaku tersebut merasa telah menjadi korban ilmu santet yang dilakukan oleh pihak keluarga korban," ungkap, AKP Aries Dwiyanto.

Lebih lanjut Kapolsek ketapang menambahkan, Karena kedua korban tidak merasa memiliki ilmu hitam dan tidak pernah merasa mengguna-guna orang tua pelaku, terjadilah adu mulut hingga berujung carok memakai senjata tajam berupa celurit.

"Terjadilah carok antara Mohammad, Saliman, Mustofa dan Pak Sitina. Akibatnya, Mustofa, Pak Sitina dan Saliman meninggal ditempat kejadian, sedangkan satu pelaku lari meninggalkan lokasi dengan kondisi luka berat,"terangnya.

Sementara petugas melakukan pengamanan dan penjagaan guna terjadinya carok susulan dari kedua belah pihak.

"Kami telah menyita barang bukti berupa sebilah celurit, 3 buah sarung pengaman celurit, sepasang sandal, 3 buah kopyah, pakaian korban dan potongan tangan," imbuhnya.

Atas kejadian tersebut kini ketiga korban meninggal dunia saat ini di bawa oleh keluarga masing-masing untuk di makamkan. (slm/hlm)

Posting Komentar