Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Kapolrestabes Surabaya Kombespol Muhammad Iqbal saat Persrilliss dihalaman Mapolrestabes

Surabaya-Memo. Pasca penggerebekan pasangan mesum dikamar Pas di Mall Lotte Mart Pakuwon Surabaya. Polrestabes Surabaya tetapkan Wakil Komendan Satpam berinisial MK jadi tersangka, sebelumnya pada saat pemeriksaan Komendan Regu Satpam juga ditetapkan Tersangka dalam kasus ini.

MK ditetapkan tersangka setelah Polrestabes Surabaya melakukan gelar perkara dua hari lalu. MK dinilai berperan petugas yang melarang dua pasangam mesum untuk menggunakan pakaian saat digelandang.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Muhammad Iqbal melalui Kasatreskrim AKBP Shinto Silitonga menyampaikan, MK tidak menyebar dan merekam video penggerebekan.

"Tapi dia berperan sebagai petugas yang melarang kedua pasangan pelajar itu mengenakan celana saat digelandang ke ruang petugas keamanan," terangnya, saat konfrensi pers, pada hari Kamis (23/03).

"Sebelumnya, MK pernah diperiksa sebagai saksi, hari ini kita periksa sebagai tersangka," tambahnya.

Kasus ini masuk ke rana hukum, karena sebelumnya beredar Video penggerebekan pasangan mesum itu di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Dalam video amatir berdurasi 1 menit 44 detik itu nampak pasangan muda mudi dipaksa keluar dari kamar pas tanpa mengenakan bawahan. Namun terdengar suara pria dengan nada tinggi meminta keduanya keluar dari kamar pas.Pasangan pria mencoba mengenakan bawahan sebelum keluar kamar pas, namun dilarang. Keduanya lantas diseret ke sebuah ruangan di mall tersebut tanpa menggunakan bawahan. 

Kini atas perbuatanya MK terancam dijerat Pasal 35 dan 37 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun. (ys/rif)


Posting Komentar