Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Sidoarjo-Memo. Sesuai atensi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam upaya pemberantasan terhadap jaringan peredaran Narkotika di Kota Delta, terus digencarkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Sidoarjo. Giliran dua pengedar dan pengguna narkoba, kembali diamankan atas tuduhan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Tersangkanya adalah Irwan Pujiono (32), warga Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin dan Ainun Rofiq (26), warga Desa Lajuk Kecamatan Porong, dengan sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan sebanyak 8,03 gram SS. 

Kasatnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, penangkapan pertama kali dilakukan terhadap Irwan di rumahnya pada Senin (27/3) sekitar pukul 06.00 WIB. Hasilnya, polisi menemukan SS seberat 3,34 gram, terbagi dalam lima poket. Yakni, 2,36 gram, 0,25 gram, 0,25 gram, 0,24 gram dan 0,24 gram. 
"Sabu tersebut disimpan di lemari dimasukkan bungkus rokok," ujarnya, Rabu (29/3).


Sugeng mengungkapkan, usai melakukan penangkapan Irwan, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan mengantongi nama tersangka berikutnya, yakni Ainun Rofiq, yang diduga sebagai penyuplai barang kepada Irwan.

"Selang dua jam kami langsung menggerebek rumah Ainun," terangnya.

Dijelaskan pula, penggerebekan di rumah Ainun ini, dilakukan saat tersangka dalam kondisi sedang tidur. Nah, saat itu polisi menemukan SS yang disimpan dibawah kasur seberat total 4,69 gram. SS tersebut juga dikemas di dalam lima poket yang masing-masing berisi 1,66 gram, 1,09 gram, 0,93 gram, 0,66 gram dan 0,35 gram.

"Beberapa poket sabu sudah kita amankan sebagai barang bukti," tandasnya.

Lebih jauh Sugeng menerangkan, Ainun mendapatkan SS tersebut dari seseorang berinisial T warga Surabaya. T yang saat ini buron tersebut menjual SS kepada Ainun senilai Rp 9 juta untuk 10 gram SS. 
Menurutnya, pelanggan Ainun kebanyakan warga Sidoarjo. Tidak hanya Irwan, tetapi banyak pengguna SS lain diduga juga menjadi pengedar SS yang disuplai Ainun. 

"Sedangkan, inisial T sampai saat ini masih kita kejar," pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, petugas masih memburu T yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Sidiarjo. ( ss/kmd)

Posting Komentar