Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Sidoarjo-Memo. Agenda sidang putusan dalam perkara penyalahgunaan narkoba jenis sabu oleh mantan Wakapolsek Balongbendo AKP Hariyanto. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo vonis terdakwa dengan hukuman 2 (Dua) Tahun penjara serta memberikan hak rehabilitasi selama 6 bulan.

Putusan itu lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan tuntutan 1 tahun penjara. Namun, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Sidoarjo dengan dipimpin Hakim ketua Tajudin SH pada hari Selasa, (21/3/2017), membacakan
terdakwa dinilai secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana yang diatur dalam pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Keputusan itu, menurut Ketua Majelis Hakim Tajudin, didasarkan pada beberapa pertimbangan yang memberatkan dan meringankan, Yakni, terdakwa sebagai anggota polisi seharusnya menjadi contoh yang baik bagi Masyarakat. "Sebagai anggota Polisi seharusnya terdakwa harus menjadi contoh yang baik," terangnya saat membacakan putusan.

Usai pembacaan putusan, Ketua Majelis Hakim Tajudin menyarankan untuk banding kepada terdakwa. "Saya sarankan kepada terdakwa untuk banding, barang kali bisa menemukan jalan terbaik," pungkasnya.

Sementara itu, Penasihat Hukum terdakwa, Kompol Ais Alwer menjelaskan, terdakwa akan berunding dulu dengan keluarga sebelum memutuskan upaya banding atau tidak. "Terdakwa berunding dulu dengan keluarga sebelum memutuskan banding atau tidak,"ucap, saat usai persidangan. (kmd/rif)

Posting Komentar