Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Sidoarjo-Memo. Desa Watutulis Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo, suatu daerah yang berbatasan dengan Kecamatan Mojosari dan Kecamatan Pungging (Kabupaten Mojokerto). Sebagai pembatas Kecamatan Prambon dengan Kabupaten Mojokerto terdapat Sungai Porong.

Di Desa Watutulis ini banyak menyimpan sejarah peradaban, disini pula terdapat sebuah candi peninggalan dari kerajaan kahuripan. Tapi sayangnya kondisi candi sudah sangat memprihatinkan, Akibat ulah dari pihak yang fanatik keberadaan sisa-sisa candi dibongkar dan ditumpuk begitu saja. Hingga menghilangkan nilai peninggalan sejarah.

Kasus dugaan hilangnya sebagian Tanah Kas Desa (TKD) Watutulis yang kini sedang dibidik Korps Adhyaksa seluas sekitar 5000 m2, pada pertengahan 2015. Total lahan seluas itu diduga terdapat tanah yang hilang sekitar 1000 m2, dulu tanah yang memiliki nilai sejarah itu kini sudah menjadi kavlingan.

Kejaksaan Negeri Sidoarjo kini sedang mendalami beberapa desa terkait kasus hilangnya aset desa berupa TKD tersebut.

Kajari Sidoarjo H.M. Sunarto SH, melalui Kasi Intelijen Andri Tri Wibowo SH, membenarkan jika pihak tengah membidik sejumlah kasus hilangnya aset desa. "Iya benar saat ini ada yang kami proses," terangnya, Selasa (28/3).

Dalam perkara Kasus hilangnya aset desa tersebut, sejumlah saksi diantaranya sekitar 10 orang sudah diperiksa. Hanya saja, dari pemanggilan itu ada beberapa saksi yang tidak hadir tanpa keterangan. "Tetep, nanti yang belum hadir akan kami panggil lagi," tegas, mantan Kasi Intel Jombang itu.

Dari pemeriksaan beberapa saksi tersebut pihak Kejaksaan sudah menaikan setatusnya dari penyelidikan ke penyidikan dikasus dugaan hilangnya sebagian TKD Watutulis, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. "Kasus itu saat ini sudah kami naikkan ke tingkat penyidikan (dik) umum," pungkasnya. (ss/rif)


Posting Komentar