Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : tim Disjasad saat uji kemampuan prajurit

Surabaya-Memo. Kodam V/Brawijaya menggelar uji kenaikan tingkat sabuk hitam (DAN1) Bela Diri Militer Yong Moodo bagi prajurit Satuan Tempur  (Satpur), Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) dan Satuan Badan Pelaksana (Balak) jajaran Kodam V/Brawijaya  yang diikuti 280 orang, bertempat di Gor Hayam Wuruk Surabaya, Rabu (1/3/2017).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 280 orang ini dilaksanakan selama dua hari, akan diuji dari   Tem Penguji  dari Dinas Jasmani Militer Angkatan Darat (Disjasad) dibawah pimpinan  Mayor Inf Agus Wibowo di bantu 2 anggota penguji lainnya.   Materi dasar Bela Diri Militer (BDM) Yong Modo diantaranya materi teknik dasar, pukulan, tendangan bantingan, kuncian dan fighting.

Mayor Inf Agus Wibowo selaku ketua tim penguji mengatakan, "Keterampilan Bela Diri Militer Yong Moodo diharapkan bisa menjadi bekal bagi prajurit dalam menjalankan tugas sehari-hari. Sehingga ujian kenaikan tingkat dari sabuk Merah ke sabuk Hitam, memang sudah diprogramkan dari awal dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil latihan yang dilaksanakan selama ini, sekaligus sebagai evaluasi perkembangan penguasaan tehnik bela diri Yong Moodo," kata, Mayor Agus saat ditemui media ini.

Kenaikan tingkat sabuk Hitam BDM Yong Moodo kali ini, merupakan momentum yang sangat penting, terutama untuk mengukur tingkat keberhasilan latihan yang selama ini dilaksanakan untuk selanjutnya dilakukan evaluasi guna mengoptimalkan pencapaian prestasi yang akan datang.
Ketua Tim Penguji berpesan kepada seluruh peserta ujian, "Dalam mengikuti ujian kenaikan tingkat ini, dilaksanakan dengan sunguh-sunguh, setiap gerakan laksanakan dengan serius jangan ragu-ragu ikuti petunjuk dan arahan dari pelatih serta tim penguji, utamakan faktor keamanan. 

Bela Diri Militer (Yong Moodo) merupakan ilmu bela diri yang wajib dikuasai bagi seluruh prajurit TNI-AD baik Satuan Tempur, Banpur maupun Satuan Teritorial/Satkowil," pesan Mayor Agus Wibowo.

Dengan adanya ujian kenaikan tingkat sabuk yang lebih tinggi ini, maka bagi peserta ujian yang nantinya berhasil dinyatakan lulus ujian, diharapkan agar ilmu bela diri Yong Moodo yang dikuasainya tidak membuat dirinya menjadi sombong dan bertindak arogan, melainkan untuk meningkatkan kemampuan prajurit agar dapat melaksanakan tugas pokok secara maksimal serta dapat mengajarkan kepada rekan kerja yang masih dibawahnya. (rif/spd)

Posting Komentar