Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : ilustrasi

Bangkalan-Memo. Kecelakaan dua mobil Truk di Jalan Raya Desa Dumajah Kecamatan Tanah Merah Bangkalan, hari Minggu (05/03) tewaskan salah satu sopir. Dalam kecalakaan kali ini korban meninggal 1 orang ditempat kejadian serta dua orang Korban luka berat dan dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan. Sementara korban luka ringan dilarikan ke Puskesmas Tanah Merah. Proses evakusi pengendara dan penumpang dua truk tersebut sempat menimbulkan kemacetan di TKP.

Sementara Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Inggit Prasetyanto, saat dikonfirmasi menyampaikan, "Karena ruang gerak sempit dan jarak kedua truk dekat, kecelakaan tak terhindarkan," ungkapnya, Senin (6/3/2017).

Menurutnya, areal lokasi tersebut jalan utama penghubung antara Kabupaten Bangkalan dan Sampang. Namun, penerangan lampu jalan tidak tersedia hingga menjadi penyebab salah satu faktor dari terjadinya laka lantas.

Selain itu masih Inggit, sempitnya jalan nasional itu juga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan. Sementara volume kendaraan bermotor di jalur penghubung antar kabupaten itu semakin padat dalam setiap tahunnya sehingga sering terjadi human error.
Oleh karena itu pihaknya kini upayakan perluasan jalur hingga saat ini terus diperjuangkan Satlantas Polres Bangkalan.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan beberapa informasi dari para saksi, hasil olah lokasi kejadian, termasuk keberadaan marka jalan raya putih tidak putus - putus yang seharusnya dilarang mendahului.

"Hingga saat ini, para saksi (penumpang truk) belum mau dimintai keterangan. Faktor marka jalan raya juga kami tampung untuk bahan penyelidikan," jelas Inggit pada media.

Menurutnya, kondisi jalan - jalan di Madura seharusnya bukan lagi menjadi prioritas kedua. Mengingat, semakin tingginya aktifitas warga dan semakin banyaknya pertumbuhan kendaraan.

"Bangkalan, Madura pada umumnya sudah menjadi wilayah penyangga Kota Surabaya. Jalur - jalur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sudah semakin sesak," paparnya.

Ia menambahkan, kondisi jalan sempit seharusnya mampu direspon para pengendara dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan laju kendaraan. (sl/hlm)


Posting Komentar