Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Surabaya-Memo. Pangdam V/Brawijaya menghadiri dialog Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mengambil tema "Merajut Kebhinekaan Memperkokoh Semangat Kebangsaan", bertempat di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Rabu (22/03/17). 
    
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sambutannya disampaikan, bahwa budaya merupakan nafas bagi suatu bangsa, ciri khas suatu negara ya bisa dilihat dari bagaimana budaya negara itu, oleh karenanya saya mengharapkan supaya budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia jangan sampai terkikis oleh budaya asing yang tidak sesuai dengan ciri budaya kita sebagai orang Indonesia. 

"Saya sangat mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan semacam ini, dan saya berharap agar kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat dan berlanjut," terang Gubernur Jawa Timur, Sukarwo. 
    
Sejalan dengan penyampaian Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya  mewakili Panglima TNI sebagai Narasumber menyampaikan tentang, Stabilitas Keamanan NKRI Di Masa Depan. Disampaikan bahwa permasalahan yang muncul dan dapat menganggu keutuhan dan persatuan NKRI salah satunya disebabkan karena kita tidak bisa menjaga, mengelola dan merajut ke-Bhinekaan dengan baik. 
    
"Sebagaimana diketahui bahwa dimasa depan kompleksitas permasalahan yang mendera bangsa kita akan semakin jelas, akibat kompetisi antar negara dalam rangka pemenuhan kebutuhan negaranya, seperti energi dan sumber-sumber pangan," tegas Pangdam. 
    
Pangdam melanjutkan, Kondisi tersebut sebagai bentuk ancaman nyata melalui proxy war yang saat ini sedang berlangsung, dan dihadapi oleh negeri kita Indonesia yang sangat-sangat kita cintai dan banggakan bersama. Dimana dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan komunikasi yang semakin canggih dan modern, menjadikan berbagai fenomena global tersebut tidak mengenal batas antar negara.  
    
"Kondisi ini menjadikan masuknya berbagai nilai-nilai budaya luar yang tidak sesuai dengan kearifan lokal Negara kita, sehingga hal inilah yang menjadi salah satu pemicu perubahan dalam aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak sesuai dengan identitas nasional kita, yang tentunya akan berpotensi menjadi ancaman terhadap stabilitas keamanan NKRI," tambah, Pangdam. 
    
Pangdam juga menyampaikan tentang hal mendasar yang harus dipegang teguh oleh kita semua bahwa, Keberadaan dan kebersatuan kita sebagai bangsa adalah modal sosial yang sangat kita perlukan, dikarenakan semakin kuat kebersamaan kita.  
"Maka akan semakin mudah kita mengatasi berbagai fenomena yang mendera bangsa saat ini, sehingga akan terwujud stabilitas keamanan NKRI saat ini dan ke depan," tandasnya.
            
Hadir dalam kegiatan dialog ini Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Wakapolda Jawa Timur, Kadis Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Budayawan, para Rektor, Walikota dan Dandim se Jatim. (rif/spd)

Posting Komentar