Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Tersangka beserta Barang Bukti (BB) di pamerkan petugas saat Press rilis

Sidoarjo-Memo. Lagi dunia pendidikan tercoreng oleh ulah seorang oknum guru olahraga di salah satu sekolah SMK di wilayah Kecamatan Waru, Sidoarjo dilaporkan ke polisi. Gara-garanya, oknum tersebut diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan kepada siswa didiknya.

Sikap Guru olahraga di salah satu SMK di Kecamatan Waru Sidoarjo ini sungguh tak layak ditiru, yang seharus menjadi pendidik yang bisa membimbing anak didiknya saat jam mengajar. Namun, apa yang dilakukan malah kebalikannya, guru olahraga berinisial Muhammad Hidayat (27th) warga Gayungan, Mananggal Surabaya ini tega menghajar anak didiknya sendiri lantaran hanya tidak memakai seragam olahraga disaat kegiatannya, akibatnya korban mengalami luka memar dimuka dan kepalanya.

Kronologis awal penyiksaan itu terjadi, pada hari Selasa tanggal (21/02) sekira pukul 08:30 wib. Saat ada kegiatan jam olahraga, korban M Dian Wahyudin siswa kelas X tidak memakai seragam olahraga sehingga oleh tersangka korban tidak diperbolehkan ikut kegiatan tersebut, oleh tersangka korban disuruh duduk dipinggir lapangan, namun korban tetap ingin ikut olahraga dengan melontarkan kata-kata bernada tinggi seakan menantang tersangka.

Mendengar perkataan kasar dari muridnya, guru olahraga ini (tersangka, red) pun emosi. Kemudian tersangka mengajak korban menuju kamar mandi sekolahan. Hingga terjadilah penganiayaan dilakukan tersangka terhadap korban, dengan cara menghatam wajah korban berkali-kali. Yang terakhir, tersangka juga memukul ke arah muka korban dengan menggunakan kunci motor miliknya. Hingga korban pun berteriak kesakitan.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Much Anwar Nasir melalui Kasubag Humas AKP Samsul Hadi, SH pada acara press rilis Senin (6/3) siang tadi, di halaman Mapolresta Sidoarjo, menerangkan. Oknum guru olah raga ini diamankan setelah tim penyidik melakukan pengembangan data dari keterangan pelapor. Dalam hal ini, tidak lain adalah orang tua siswa.

"Saat ini, tersangka berikut sejumlah barang buktinya sudah kita amankan di Mapolresta Sidoarjo," terang, Kabag Humas Polresta Sidoarjo.

Lebih lanjut Samsul menambahkan, tersangka tersinggung dengan ucapan korban dengan nada tinggi seolah-olah menantangnya. "Tersinggung dengan ucapan korban, emosi tersangka menjadi tak terbendung. Korban diajak ke kamar mandi dan dipukuli hingga berkali-kali," ungkapnya, pada media.

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 1 potong seragam sekolah warna merah putih, 1 potong seragam warna abu abu, 1 buah kunci kontak sepeda motor merk Honda. Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 80 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI no 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 351 KUHP. (ss/kmd)

Posting Komentar