Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Pamekasan-Memo. Banyaknya keluhan dari masyarakat kian mendorong Dewan Perwakilan Rakyat melakukan inspeksi mendadak. Kali ini Rumah Sakit milik plat merah ini menjadi sorotan anggota dewan lantaran banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan serta fasilitas yang tidak nyaman. 

Sejumlah anggota dewan melakukan sidak yang di pimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohamma Sahur, angota dewan temukan beberapa fasilitas RSUD yang tidak berfungsi saat Inspeksi Mendadak (Sidak). Pasalnya, Rumah Sakit Umum Daerah Pamekasan dana perawatan yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), diduga tidak terserap secara benar.

"Kami curiga dana yang dianggarkan setiap tahun justru tidak dilaksanakan dengan baik,"ucap, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohamma Sahur, hari Rabu (08/03) pada media.

DPRD Pamekasan mempertanyakan dana perwatan berkala RSUD dr Slamet Martodirdjo yang dianggarkan melalui APBD tersebut. 

Dari temuan tersebut Ketua Komisi IV mengatakan, "Berdasar hasil sidak kami ke RSUD Pamekasan, sejumlah fasilitas terlihat tidak berfungsi maksimal. Dari itu kami pertanyakan dana yang selama ini katanya untuk rehab berkala," ungkap, Politisi Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mohamma Sahor.

Selain itu banyak fasilitas yang seharusnya digunakan akan tetapi tidak berfungsi. Untuk layanan umum seperti ruangan khusus pasien dan kamar mandi banyak dikeluhkan oleh masyarakat seperti fasilitas air tidak lancar, kamar mandi kotor, dan ada beberapa ruangan yang gelap karena tidak adanya penerangan dan pengap. (sl/hlm)

Posting Komentar