Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Sidoarjo-Memo. Pasangan muda suami istri Rizky Wahyu (28th) dan Anna Andriyani (19th), hanya bisa merunduk malu dan meratapi penyesalan. Lantaran aksinya dapat dibekuk oleh Unit Satuan Reserse Natkoba Polresta Sidoarjo.

Penangkapan terhadap kedua tersangka ini, berawal informasi yang diterima dari masyarakat. Yang kemudian polisi menindak lanjuti dengan upaya melakukan lidik di sekitar lokasi kediaman tersangka. Saat itu, keduanya hendak mengirim barang haram Narkotika golongan 1 jenis Sabu yang dipesan oleh salah seorang pembeli di wilayah Desa Kedungturi, Taman.

Kasatreskoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto menyatakan, polisi menangkap pasutri sepekan kemarin. Yang mana, keduanya dipergoki petugas sewaktu hendak mengirimkan SS kepada seseorang.

"Saat dihentikan dan digeledah, kita temukan sejumlah poket SS sebagai barang bukti,"terangnya, Sabtu (25/3).

Sebelumnya, polisi sudah melakukan pemantauan selama beberapa hari. Mereka membuntuti kedua tersangka yang kala itu berboncengan menaiki motor Suzuki Shogun bernopol W 2813 TQ. 

"Mereka kita hentikan, saat melintas di depan Balai Desa Kedungturi, Taman. Atas barang bukti itu, kemudian keduanya kita bawa ke mapolres, guna proses hukum lebih lanjut," ungkapnya.

Lebih jauh Sugeng memaparkan, plastik-plastik berisi serbuk putih itu didapati secara terpisah. Mulanya, petugas menemukan dua poket SS dari Rizky. Beratnya 0,51, dan 0,23 gram. Setelah itu, petugas kembali memperoleh barang bukti ketika menggeledah tas istrinya.

"Di dalamnya terdapat plastik berisi sisa sabu-sabu dan pipet kaca," paparnya.

Di hadapan penyidik, keduanya mengaku hendak mengirim SS ke pembeli. Sebab, beberapa jam sebelumnya, Rizky mendapat pesanan dari temannya yang berinisial AN. Mereka juga mengaku sudah sepuluh kali mencarikan barang. Belinya pun dengan sistem ranjau. Sementara, sisanya mereka nikmati sendiri untuk dihisap bersama istrinya di rumah.

"Sudah dikasih uang muka Rp 350 ribu untuk setengah gram sabu-sabu," tutur, perwira polisi asal Mojokerto itu.

Lantas, masih kata Sugeng, Rizki mengantarkan pesanan itu sekitar pukul 22.00 WIB. Di tengah perjalanan, dia lebih dulu menjemput istrinya yang menjadi pramuniaga di sebuah mall di kawasan Surabaya Selatan. Lalu, menuju kawasan Taman untuk menemui AN. "Selain mendapat sedikit keuntungan, mereka juga  bisa menikmati sisa sabu-sabu gratis," pungkasnya. (kmd)

Posting Komentar