Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Ilustrasi

Bojonegoro-Memo. Program pemerintah dalam mewujudkan daerah lebih maju, pemerintah melalui Bantuan Sosial (Bansos) memberikan bantuan mesin Hand Traktor untuk Kelompok Tani (Poktan) di seleruh masyrakat Bojonegoro. Pemberian mesin alat pembajak sawah oleh pemerintah ke kelompok tani melalui Bansos tersebut dianggarkan dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan APBN Jawa Timur tahun 2015.

Sejumlah kelopok tani (Poktan) Desa Glagahwangi Kecamatan Sugiwaras Kabupaten Bojonegoro, mendadak mendatangi Mapolsek Sugiwaras beberapa waktu lalu, namun karena kasusnya pernah dilaporkan ke Mapolres akhirnya diarahkan ke Polres Bojonegoro, carita salah satu warga Glagahwangi pada memojatim.

"warga datang ke Polsek Sugiwaras untuk melapor, namun diarahkan ke Polres karena sebelumnya sudah dilaporkan ke Polres."terang, salah satu warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

Menurut info yang berhasil dihimpun, Dalam prakteknya Kepala Desa (Kades) Glagahwangi, Haris Aburyanto, dalam melakukan penggelapan Bantuan Sosial (Bansos) berupa pemberian mesin Hand Traktor yang seharusnya disalurkan ke Kelompok Tani (Poktan) Desa Glagahwangi, namun diduga dijual ke warga setempat, untuk mengelabui petugas, diduga kini mesin Hand Traktor ditarik kembali setelah dipermasalahkan sama sebagian Kelompok Tani (Poktan) setempat.

Diwaktu yang berbeda Kades Glagahwangi Haris Aburyanto mengatakan, " ini Hand Traktor masih di desa kami pak."dalihnya, pada memojatim, tanggal (06/02) lalu.

Atas adanya kajadian tersebut, Kelompok Tani (Poktan) Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro berharap penegak hukum segera melakukan penindakan atas dugaan adanya penggelapan Bantuan Sosial (Bansos) berupa pemberian mesin Hand Traktor kepada Kelompok Tani (Potan) dengan anggaran dari APBD-APBN tahun 2014-15 tersebut. (tim)

Posting Komentar