Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Petugas pukesmas setempat saat melakukan pertolongan terhadap korban

Bojonegoro-Memo. Tak ada yang tau kapan ajal akan menjemput bisa siang ataupun malam, itu bisa terjadi terhadap siapa saja. Seperti apa yang terjadi terhadap Supadi warga Gang Salak Desa Kabunan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Supadi meninggal dunia saat berkunjung ke rumah kerabatnya, Prayitno (60th) di Desa Pacing RT 20 RW 04 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, siang tadi, hari Sabtu (04/03) sekira pukul 11.30 WIB.

Menurut keterangan Prayitno kerabatnya Supadi bertandang ke rumahnya pukul sekiar pukul 11.00 WIB siang ini. Dia disambut istrinya (Ny Prayitno), dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu. Tak berselang lama saat duduk itu, Supadi mengeluh dadanya sakit. "Dadanya panas. Dia mengeluh begitu. Lalu minta teh botol,"terang, Prayitno kepada petugas Polsek Sukosewu saat melakukan pemeriksaan.

Khawatir akan hal yang tidak diinginkan selanjutnya, Prayitno menghubungi kepala Desa Pacing dan tak lama kemudian segera datang bersama bidan Desa, Supartiningsih. Korban kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan air liur serta sesak napas. Petugas medis sempat memberikan pertolongan ringan

Namun nahas, nyawa Supadi tak tertolong. Dia meninggal saat itu juga. Kepala desa segera menguhubungi Polsek Sukosewu yang tak lama kemudian datang melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Sukosewu AKP Pujiono menambahka, saat Ny Prayitno mengambilkan teh botol, Supadi langsung meminumnya. namun, Rasa sakit di dada Supadi belum reda Bahkan malah menunjukkan tanda-tanda makin parah, lalu korban jadi kejang-kejang dan turun dari kursi, lantas Ny Prayitno pun memapahnya, lalu muncul suaminya, Prayitno."ungkap, Kapolsek Sukosewu AKP Pujiono pada media.

Kuat dugaan korban menderita sakit jantung, karena ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan. namun petugas Polsek Sukosewu masih mendalami meninggalnya Supadi guna proses lebih lanjut.

Untuk selanjutnya kini jenazah korban diserahkan kepada keluarganya di Desa Kabunan untuk dimakamkan secara layak. (ar/kus)

Posting Komentar