Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Rumah rusak pasca angin puting beliung

Sampang-Memo. Setidaknya ada 43 rumah mengalami rusak parah, ringan, dan sedang akibat diterpa angin puting beliung di Tiga Desa yakni, Desa Banyuanyar, Desa Rongtengah, dan Desa Polagen yang terjadi pada hari Saptu tanggal (18/03) malam sekira pukul 19:15 wib.

Beruntung tidak ada korban dalam insiden amuk angin puting beliung ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sampang, Wisnu Hartono menyampaikan, 
"Data jumlah bangunan rusak ini berdasarkan laporan terkini oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Sampang hingga Minggu pukul 00.35 WIB," terang, Wisnu pada media.

Bangunan yang rusak itu, menurut dia, terdiri atas rumah yang rusak berat ada tujuh bangunan, rusak sedang dan ringan sejumlah 36 bangunan.

Selain merusak 43 bangunan, ia memaparkan, puting beliung yang melanda Kota Sampang sekira pukul 19.15 WIB juga menumbangkan sebanyak 27 pohon.

Akibatnya, aliran listrik di areal Tempat Kejadian Perkara (TKP) padam, dan baru dapat menyala kembali pada hari Sabtu sekitar pukul 23.45 WIB.

"Kalau ada angin kencang sebaiknya keluar rumah menuju tanah lapang, dan
Korban luka dua orang, dan korban jiwa yang meninggal nihil," terang, Wisnu.

Sementara itu, Tim TRC BPBD Sampang bersama TNI dan Polri melakukan gotong royong untuk memperbaiki rumah warga korban bencana angin langkisau di Kota Sampang tersebut karena sebagian rumah warga yang rusak ringan dapat diperbaiki secepatnya.

Petugas juga melakukan pemotongan pohon tumbang, terutama yang menghalangi fasilitas jalan umum.

Wisnu Hartono juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati apabila cuaca sedang tidak bersahabat.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puting beliung masih berpotensi terjadi di Kabupaten Sampang Madura selama beberapa hari mendatang. (slm/hlm)

Posting Komentar