Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Akses jalan yang rusak

Sidoarjo-Memo. Jalan alternatif menuju Terminal Larangan rusak parah dan belum tersentuh perbaikan. Tidak sedikit orang yang melintasi jalan di sisi utara Pasar Larangan, kini banyak dikeluhkan. Sebab, jalan tembusan yang biasanya dilalui pedagang dan merupakan sebagai akses alternatif menuju Terminal Larangan tersebut kondisinya rusak parah.

Berikut liputanya dengan salah satu warga, Abu Hasan, warga setempat menyesalkan, kondisi jalan rusak itu, hingga kini tak kunjung ada perbaikan dan belum pernah tersentuh pemerintah. Terbukti, aspal yang sebelumnya bagus, kini hanya bebatuan dan krikil tajam yang nampak pada permukaan jalan tersebut.

"Mana perhatian pemerintah. Jalan aspal yang sudah tidak nampak aspalnya, kok belum disentuh juga," katanya.

Ditempat berbeda, Kepala Dishub Sidoarjo, Asrofi, tidak menampik jika kawasan tersebut merupakan akses menuju terminal. Tapi, terkait siapa nanti yang memiliki kewenangan merealisasikan perbaikan jalan rusak, terletak di tengah-tengah area Pasar Sidoarjo dan Terminal Larangan itu belum diketahui olehnya dengan jelas. 

"Solusinya, harus dilakukan duduk bersama," ujarnya, saat ditemui diruanganya pada hari Senin (13/3).

Lebih jauh dijelaskan Asrofi, untuk Terminal Larangan ini merupakan terminal type B. Mulai per 1 Januari, semua yang menyangkut Personil, Sarana Prasarana, Pembiayaan dan Dokumen (P3D), sudah diserahkan Pemkab Sidoarjo ke Dishub Provinsi Jatim. Dengan demikian, realisasi perbaikan jalan pada kawasan tersebut bukan kewenangannya lagi.

"Kalau toh riwayatnya itu memang akses menuju terminal. Maka yang memiliki kewenangan merealisasikan Dishub Provinsi Jatim. Karena terminalnya berubah menjadi type B," pungkasnya. (kmd/rif)

Posting Komentar