Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Blitar-Memo. Dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan Asrama Yonif 511/DY Jalan Maluku No. 14, Karang Tengah, Kecamatan Sananwetan, bekerja sama dengan Dinkes Kota Blitar mengadakan penyemprotan asap (fogging) di lingkungan satuan Yonif 511/DY. Rabu(22/2/17). Tidak ketinggalan rumah dinas Komandan Yonif 511/DY serta Wadan Yonif 511/DY juga di fogging. 
Hal ini dilakukan mengingat akhir-akhir ini sering turun hujan sehingga dimungkinkan banyaknya genangan air yang berpeluang besar sebagai tempat perkembangbiakan dan sarang nyamuk. Untuk mengantisipasi munculnya ancaman nyamuk Aides Aigepty atau nyamuk demam berdarah, maka Peleton Kesehatan Yonif 511/DY berkordinasi dengan Dinkes Kota Blitar untuk melaksanakan kegiatan tersebut. 
Kegiatan fogging dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan seluruh warga satuan Yonif 511/DY agar terhindar dari berbagai macam penyakit yang bersumber dari nyamuk Aides Aigepty, yang berkembang di lingkungan yang kurang bersih dan lingkungan yang terdapat genangan air serta perkebunan/lahan kosong. 
Danton Kes Letda Ckm Wiji Santoso saat meninjau pelaksanaan fogging menjelaskan, bahwa fogging ini dilakukan guna pencegahan sedini mungkin akan bahaya penyakit demam berdarah, karena musim hujan seperti saat ini mendukung sekali perkembangbiakan nyamuk Aides Aigepty dan juga dikarenakan di lingkungan sekitar asrama sudah terdapat suspect DBD. 
Selain fogging untuk mencegah terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), setiap personel juga harus memiliki kesadaran akan kebersihan lingkungan sehingga dapat mengantisipasi sedini mungkin terjangkitnya penyakit demam berdarah dan tak lupa 3 M yaitu Menguras, Menutup wadah air (bak mandi, ember) dan Mengubur sampah/barang bekas yang tidak digunakan yang kemungkinan sebagai tempat bersarangnya nyamuk Aides Aigepty sebagai langkah preventif.
Danyonif 511/DY Mayor Inf Dodik Novianto, S.Sos menyampaikan dengan dilaksanakannya kegiatan pengasapan atau fogging ini untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria terhadap Prajurit dan seluruh keluarga yang menempati Asrama agar terhindar dari penyakit tersebut. 
Kegiatan ini dilaksanakan mengingat musim penghujan dan cuaca yang tak menentu, "Kita tidak boleh meremehkan keberadaan nyamuk di sekitar kita, sudah banyak korban berjatuhan gara-gara nyamuk. Untuk itu kita semua harus peduli terhadap kebersihan lingkungan. Bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk kepentingan diri kita sendiri," katanya.
Danyonif 511/DY Mayor Inf Dodik Novianto, S.Sos juga menghimbau kepada seluruh anggota bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria sangat berbahaya bagi manusia, untuk itu diharapkan agar seluruh prajurit beserta keluarganya lebih peduli dan lebih meningkatkan lagi kepeduliannya terhadap kebersihan di sekitar lingkungan tempat tinggal dan kerja serta lingkungan sekitarnya. 
"Kita pun berperan serta mengajak anggota dan keluarganya untuk selalu membersihkan saluran air, selokan-selokan yang kelihatan tergenang supaya tidak menjadi tempat bersarang nyamuk dan tempat untuk berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk," pungkas Danyonif 511/DY Mayor Inf Dodik Novianto, S.Sos. (rif/spd)

Posting Komentar