Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Genangan air yang banjiri halaman rumah warga

Sidoarjo-Memo. Intensitas curah hujan yang cukup tinggi terjadi di Sidoarjo beberapa hari terakhir, mengakibatkan debit air Sungai Kedung uling Tulangan meluap. Akibatnya, genangan air setinggi 15 cm merambah ke jalan dan halaman rumah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh memojatim, sebelumnya tidak ada tanda- tanda air sungai akan meluap. Munculnya genangan air Sungai Kedung Uling tersebut, terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. Hingga menjelang pagi harinya, ada genangan air naik ke badan jalan dan halaman rumah penduduk.

Terjadinya luapan air yang telah merambah Dua Desa, yakni Desa Kepuh Kemiri dan Desa Grabagan tersebut, kini jadi perhatian pegawai dinas Forpimka Tulangan dan sejumlah aparat polsek setempat.

Kapolsek Tulangan, AKP Nadzir Syah Basri mengatakan, setelah mengetahui ada dua desa di wilayah Tulangan tergenang banjir, pihaknya bergegas meninjau ke lokasi bersama Forpimka, pada hari Selasa (21/2). 

Tak hanya itu, pihaknya bersama Bhabinsa dan warga setempat juga melakukan kerja bhakti untuk membendung bibir sungai, agar genangan air sungai tersebut tidak sampai meluber masuk ke rumah- rumah warga.

"Bukan banjir. Tapi hanya sisa luapan air sugai menggenang di jalan dan halaman rumah warga," ujarnya.

AKP Nadzir Syah Basri menambahkan, tingginya debit air di sungai Kedung uling, karena dampak debit air yang terjadi di Rolak Mojokerto. untuk mengantisipasi terjadi luapan susulan, pihaknya melakukan pembendungan di sepanjang bibir sungai. Dengan demikian, warga tidak lagi dihantui kekhawatiran banjir susulan.

"Untuk saat ini, korban nihil dan air tidak sampai masuk rumah warga.  Hanya menggenangi jalan saja," pungkasnya. (kmd/rif)

Posting Komentar