Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto : Pelaku beserta Barang Bukti (BB) 

Sidoarjo-Memo. Apes dialami korban Muhammad Asa, warga Gedangan Sidoarjo. Korban yang saat itu lagi jalan-jalan dikawasan Gor Galaxi Putra Agung, tidak menyadari kalau dirinya menjadi sasaran pelaku Yono (30th) warga Sukodono.

Korban baru menyadari kalau dirinya jadi sasaran pencuri setelah mengetahui bahwa dompetnya telah raib. spontan korban kebingungan saat mengetahui dompetnya hilang di tempat parkir GOR Galaxi Putra Agung, Sedati. 

Meski isi uang tunai di dalam dompet tidak banyak, tapi di dalamnya juga terdapat sejumlah dokumen penting. Yakni, surat-surat kelengkapan berkendara dan sebuah kartu ATM beserta pin nya.

Korban (Asa, red) yang kala itu meyakini, dompetnya telah dicuri seseorang. Lantas, warga Gedangan tersebut bergegas lari menuju bank, dengan tujuan untuk memblokir kartu ATM miliknya yang hilang. Namun, upaya korban kalah cepat dengan si pencuri. Saat memeriksa isi saldonya, Muhammad Asa mendapati saldo di ATM nya berkurang Rp 11 juta. 

Kasi Humas Iptu Jaenal mendampingi Kapolsek Sedati AKP Hadyantoro membenarkan kajadian tersebut. Korban Setelah sadar menjadi sasaran pencuri lantas datang melaporkan kejadian yang menimpanya. 

Sementara diruangannya Kapolsek Sedati menyampaikan,  ,"Korban kemudian malapor ke kami," tutur,AKP Hardyantoro pada media.

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas pun segera melakukan penyelidikan, dan menulusuri data transaksi rekening yang dilakukan pelaku. Hasilnya, diketahui pelaku pernah membeli dua handphone seharga Rp 5,8 juta di sebuah toko. 

"Di toko itu, identitas pelaku ditemukan," ungkap, mantan Kapolsek Tulangan itu.

Tidak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Sedati Resort Polresta Sidoarjo. Pelaku berhasil dibekuk setelah menikmati hasil curiannya. 

"Handphone hasil pencurian diamankan sebagai barang bukti,"terang, AKP Herdiyantoro.

Untuk selanjutnya, kini pelaku diamankan di Mapolsek Sedati guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatanya pelaku terancam Pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman 5 tahum kurungan penjara. (kmd/rif)

Posting Komentar