Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Sidoarjo-Memo. Operasi Tumpas Narkoba 2017 Polda Jatim yang digelar oleh Polresta Sidoarjo, menuai hasil yang cukup sukses. Itu dibuktikan dengan kurun waktu 2 – 13 Februari 2017 berhasil mengungkap 90 kasus dengan 94 tersangka. Para tersangka dan barang bukti yang berhasil disita dipamerkan saat rilis di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Much Anwar Nasir menegaskan, hanya dalam kurun waktu 2 Minggu dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2017 pihaknya berhasil menangkap 94 tersangka.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Much Anwar Nasir menyampaikan,
"Diantara para tersangka tersebut ada 2 tersangka perempuan yang berhasil kita tangkap. Dengan sejumlah barang bukti yang berhasil kami sita yaitu ganja : 74,93 Gram, Shabu-shabu : 133,92 Gram, Pil Double L : 3.449 butir dan pil ektasi : 8 butir,"terangnya, pada media hari Senin (20/02) dilapangan Mapolresta.

Kapokresta menambahkan, diantara para tersangka yang berhasil ditangkap ini ada tersangka narkoba yang dikendalikan dari lapas Porong dan Lapas Madiun melalui HP. Pihaknya terus melakukan pengembangan dalam kasus ini.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan ke Lapas Madiun dan Porong. Dan meminta kepada Kalapas untuk melarang para Napi ini menggunakan HP,"ungkapnya.

Ditambahkan Kapolresta Sidoarjo, upaya yang dilakukan oleh Polresta Sidoarjo dalam memberantas Narkoba dengan mengadakan lomba ungkap kasus narkoba, pihaknya membagi beberapa Polsek  menjadi dua pengelompokan yaitu Polsek Urban dan Polsek Rural.

"Untuk memotivasi jajaran agar lebih giat dan rajin  dalam mengungkap peredaran narkoba,agar nantinya sidoarjo bebas narkoba "pungkasnya.

Sebelumnya  sebanyak 6 Polsek jajaran Polresta Sidoarjo mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir. Selain 6 Polsek yang mendapatkan penghargaan karena keberhasilannya dalam mengungkap kasus Narkoba adalah Satresnarkoba Polresta Sidoarjo juga terhitung terbanyak dalam pengukapan kali ini, dan Polsek Waru, Polsek Buduran, Polsek Sidoarjo Kota, Polsek Sukodono, Polsek Tulangan dan Polsek Sedati.

Pada kesempatan itu disampaikan Kapolresta Sidoarjo  Kombes Pol Much Anwar Nasir, penghargaan yang diberikan ini sebagai motivasi anggota agar lebih giat dalam mengungkap peredaran narkoba.

"Kami berikan penghargaan kepada polsek yang berhasil dan menjadi juara dalam ungkap kasus narkoba,"jelasnya.
  
"Kabupaten Sidoarjo peredaran narkoba menduduki peringkat kedua setelah Surabaya, dan ini merupakan sebuah tantangan bagi kami untuk menjadikan Sidoarjo bebas narkoba.," pungkasnya

Pihaknya sengaja memberikan penghargaan kepada 7 Polsek jajaran tersebut, agar bisa memotivasi untuk menekan angka peredaran narkoba di Kabupaten Sidoarjo yang saat ini masih tinggi. (nh/rif)

Posting Komentar