Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement



Foto : Kades Dukuh Sari saat digelandang petugas keluar dari gedung Kejaksaan Sidoarjo menuju mobil tahanan

Sidoarjo-Memo. Dugaan kasus pungutan liar (pungli) terkait pengurusan sertifikat massal yang digalakkan pemerintah dalam program proyek agraria nasional (Prona), kembali menjerat oknum kades di Sidoarjo. 

Kemarin (10/2). Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, menetapkan sekaligus menahan Kepala Desa (Kades) Dukuh Sari Kecamatan Jabon, Wildanun Mukholadun, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pungutan liar (Pungli) Proyek Agraria Nasional (Prona) atau sertifikasi tanah massal Tahun 2016. 

Sebelumnya, dia (Kades Dukuhsari, red) diperiksa tim penyidik Pidsus hampir sekitar 6 jam sejak pukul 11.00 hingga pukul 17.30 WIB.

"Memang kami panggil sebagai saksi, tapi karena kami temukan 2 alat bukti akhirnya kami tetapkan tersangka dan ditahan," terang, Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Adi Harsanto.

Selain itu, lanjut Adi, pemeriksaan tersangka sebenarnya sudah dua kali dengan status sebagai saksi. Pemanggilan itu terkait informasi awal adanya indikasi pungli Prona di Desa Dukuhsari. Dalam kasus dugaan pungli Prona Tahun 2016 tersangka berperan sebagai Kades aktif yang membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang memungut biaya rata-rata Rp 400.000 hingga Rp 1 juta per bidang tanah yang diajukan sertifikasi.

"Nilai pungutannya bervariasi. Jelas itu melanggar, karena Prona sebenarnya dibiayai APBN."tegasnya.

Sementara dalam kasus dugaan korupsi ini, lanjut Adi tim penyidik Kejari masih mengembangkan kasus dugaan korupsi itu. Alasannya karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain yang memiliki peran aktif dalam pungli tersebut.
"Kasus ini tetap kami kembangkan. Karena kami terus mendalami kasus ini," pungkasnya.

Sementara itu, usai diperiksa berjam-jam, tersangka keluar dikawal petugas Kejari dengan menggunakan rompi tahanan. Tersangka langsung dimasukkan mobil tahanan Evalia untuk dikirim ke Lapas kelas II A Sidoarjo.(kmd/rif)

Posting Komentar