Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Sidoarjo-Memo. Operasi tangkap tangan yang dihimpun Dinas Kebersihan dan pertamanan sidoarjo dengan satpol PP membuahkan hasil yang maksimal.

Dari  18 kecamatan dikabupaten sidoarjo ada beberapa desa yang warganya bisa tertangkap basah membuang sampah dialiran sungai.
Dari sidang yang diajukan pada persidangan tipiring bulan lalu telah divonis masing-masing dijatuhi denda 50 rb sampai 70 rb rupiah. 

Sedang dalam bulan ini diperkirakan lebih kurang 35 orang yang akan diajukan untuk disidangkan.
" yang akan saya ajukan besok hari kamis (16/2) sekitar 20 orang warga desa waru.tanggulangin dan taman semuanya tertangkap tangan saat membuang sampah dialiran sungai " ucap, sofyan Kasi Kebersihan DKP merangkap komamdan polisi sampah.

Masyarakat desa harusnya bisa melihat kembali akan bahayanya membuang sampah dialiran sungai selain berdampak buruk bagi kesehatan juga menyebabkan tergenangnya arus sungai sehingga akan menimbulkan banjir.

Maka untuk memberikan efek jerah bagi pembuang sampah sembarangan dengan memberikan sanksi lebih berat ysng sudah diatur dalam perda 6/2012 dimana diatur akan akan restribusi sampah dan pelayanannya, dan pembuang sampah sembarangan sanksinya akan diperberat hukumannya selama 3 bulan  dan dengan denda msksimal 50 jt ." tambah, sofyan.

Menanggapi adanya program satgas sampah yang baru dibentuknya dan berhasil OTT dibeberapa desa kepala dinas Bachrul Amig  sewaktu memojatim mengkorfimasi tidak ada ditempat .(nh/rif)

Posting Komentar