Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polrestabes Surabaya berhasil menggagalkan peredaran ganja dari Aceh. Ini setelah polisi menangkap seorang pengedar ganja di pelataran parkir Giant Jalan Diponegoro.

Di dalam tas ransel, polisi menyita ganja kering dari Aceh yang hendak diedarkan ke Surabaya. Total barang bukti yang disita oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya menyita 3 kilogram ganja , yang disita dari dua lokasi berbeda di Surabaya.

Barang bukti ganja ini disita dari penangkapan tersangka Basuki Prihatomo (40th) warga Jalan Kupang Gunung Jaya Surabaya. Tersangka Basuki yang ternyata residivis narkoba dan baru bebas dari Lapas Nusa Kambangan ini ditangkap di pelataran parkir Giant Jalan Diponegoro Surabaya.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal menyampaikan, keberhasilan menggagalkan peredaran ganja dari Aceh ini berawal dari undercover buy (menyamar sebagai pembeli)bahwa tersangka baru saja membeli ganja dari Aceh.

"Awalnya, polisi hanya mendapatkan barang bukti 1  kilogram ganja yang disimpan tersangka di dalam tas ranselnya. Namun saat menggeledah rumah tersangka, polisi menemukan 2 kilogram ganja. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku ganja berkualitas super itu dibeli dari Aceh, dengan cara dikirim melalui pos."ungkap, AKBP Roni Faisal dihalaman Mapolrestabes Surabaya.

Pelaku Basuki Prihatomo kepada media, mengaku  ganja tersebut dibeli dari rekannya berinisial ZN yang dulu pernah sama-sama mendekam di Lapas Nusa Kambangan. Tersangka mengaku sudah dua kali membeli ganja dari Aceh dengan harga Rp 3 juta per satu kilogramnya. Rencananya, ganja tersebut hendak diedarkan ke Surabaya dan Porong Sidoarjo, dengan harga Rp 5 juta per kilogram.

"Saat ini, polisi masih akan mengembangkan jaringan ganja tersangka Basuki Prihatomo ini, lantaran diduga melibatkan jaringan ganja di Jawa Timur."tegasnya,

Sementara kini akibat perbuatannya, tersangka bakal terancam hukuman maksimal, yakni hukuman mati atau seumur hidup. (ed/rif)

Posting Komentar