Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Patut diberi apresiasi bagi Unit Reskrim yang dikomandoi oleh Kasat Reskrim Kompol Manang Soebakti mendampingi Kapolresta Sidoarjo, AKBP Moch Anwar Nasir dalam pengungkanpan kasus pembobol ATM kali ini. Pasalnya, berawal dari laporan masyarakat bahwa telah terjadi pembobolan  ATM di Indomart Sidoarjo Kecamatan Krian, pada hari Minggu (18/12) lalu, sekitar pukul 02:00 wib. namun aksi tersebut diketahui oleh salah satu karyawan PT. Indomart saat hendak membuka toko pada pukul 06:30 wib.

Curiga telah terjadi apa-apa ditempatnya bekerja lantas, karyawan toko ini memanggil karyawan lain untuk melihat kedalam. Ternyata apa yang  dikhawatirkan benar, setelah dilihat pintu Harmonika sebelah jebol dengan ukuran 40×50 cm. Dan kondisi didalam kaca toko pecah berantakan terutama ditempat mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), kondisinya sudah terbuka seperti ada bekas dirusak memakai Las. Akibat peristiwa tersebut, selanjutnya pihak karyawan Indomart melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo, AKBP Much Anwar Nasir pada acara press rillis di halaman Mapolresta Sidoarjo,pada hari Senin (02/01), membenarkan kejadian tersebut. Ketiganya diamankan setelah dilakukannya pengembangan atas kejadian pembobolan ATM di salah satu Indomart di Krian Sidoarjo.

Selain itu, pihaknya juga menerima informasi bahwa di wilayah hukum Polresta Denpasar juga perna terjadi kejadian serupa dengan ciri-ciri pelaku yang sama.

"Mereka kita amankan di lokasi berbeda, 2 tersangka ditangkap di Jakarta, sedangkan 1 tersangka lagi ditangkap saat masih berada di Surabaya." terangnya, Senin (02/01)pada media.

Tiga pelaku adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Peru, diantaranya diketahui bernama Jos William Salazar (37th), Roberto Luque Castro De La Cuba (34th) dan Franho alias Pio (29th). Namun, dua tersangka Jos Wiliam dan Roberto ditangkap di Jakarta. Sedangkan, Pio dibekuk saat masih berada di Surabaya.

Dari catatan kriminalnya ketiga pelaku terbukti telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) spesialis pembobol ATM, khususnya di tempat pembelajaan seperti di Indomart Sidorejo Kecamatan Krian dan Indomart Jalan Tangkuban Perahu Kecamatan Padang Sambian Kabupaten Denpasar Bali.

"Terhadap mereka, akan kita jerat Pasal 303 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun,"tegas, Kapolresta Sidoarjo AKBP Much Anwar Nasir.

Dari sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan petugas dari tangan tersangka, yakni 2 buah kaset Mandiri, 4 buah Kaset BCA, 5 buah pecahan kaca yang masih tetdapat sidik jari pelaku, 2 botol Cocacola, 2 kantung plastik hitam yang digunakan untuk penutup besi potongan Las,  2 gembok ATM visitor log book, 2 lembar ATM/ SDM Sote Cheklis, 2 lembar ATM yang ikut ketelan di dalam ATM BCA. Selain itu, juga sejumlah nilai mata uang, diantaranya sebesar $ 1019 Dollar US dan Rp. 12.115.000 dari tangan Roberto. dan $ 5202 Dollar dan Rp. 652.000 dari tangan Jos William, dan Rp 1.619.000 dari tangan Franho.

Kini atas perbuatanya ketiga pelaku bakal menjalani proses hukum lebih lanjut. (kmd/rif)

Posting Komentar