Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Seorang tersangka yang sebelumnya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Purwo Jatmiko berhasil diamankan petugas gabungan Intel dan Pidsus Kejari Sidoarjo.

Terpidana ini ditangkap di Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepatnya di sekitar Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Kamis (26/01) sekitar pukul 11.30 WIB.

Terpidana dieksekusi dan dikirim untuk selanjutnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Sidoarjo, setelah menjalani pemeriksaan secara administrasi mengenai identitasnya.

"Ini keputusan sudah inkhra (memiliki kekuatan hukum tetap). Kami eksekusi terpidana berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) tertanggal 9 Agustus 2016 yang kami terima sekitar Nopember 2016 kemarin. Terpidana dijatuhi hukuman 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara oleh MA meski banding di Pengadilan Tinggi (PT) diputus bebas dan putusan Pengadilan Negeri 2 tahun penjara," terang, Kepala Kejari Sidoarjo, M Sunarto melalui Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo kepada beberapa media diruanganya.

Menurut Andri, terpidana terbukti bersalah sesuai pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor dalam pembobolan kantor Pegadaian Cabang Rewwin, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo senilai Rp 900 juta bersama rekannya yang tak lain mantan Kepala Kantor Cabang (Kancab) Pegadaian Rewwin, Terry yang diputus 3 tahun penjara.

"Terpidana (Purwo Jatmiko) akan menjalani sisa tahanan karena sebelum menjadi DPO sudah pernah menjalani penahanan," imbuh dia.

Sementara saat digelandang ke dalam mobil tahanan, terpidana tidak memberikan komentar apapun terkait penangkapanya. Terpidana hanya tertunduk pasrah. Sedang istri terpidana yang mengikuti jalanya eksekusi suaminya terlihat menangis saat digelandang ke dalam mobil tahanan, dan dijebloskan ke dalam Lapas Kelas I A Sidoarjo.

"Peran terpidana ini turut serta dalam pembobolan kantor Pegadaian Rewwin bersama mantan Kepala Cabang Rewwin, Terry,"ungkapnya.

Selanjutnya, kini terpidana menjalani proses hukum lebih lanjut. Sampai berita ini diturunkan. (yud/rif)

Posting Komentar