Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Malang-Memo. Heboh sebagian warga Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang resah dengan adanya pamakaian ijazah (Aspal) Asli tapi Palsu yang selalu dipakai oleh oknum Kades didesa mereka. Ironisnya kabar miring itu adalah Kades Ngenep sendiri yang diduga menggunakan titel S1 Sarjana Hukum.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun penggunaan ijazah palsu ini setelah yang bersangkutan menjadi Kepala Desa, hal tersebut diketahui setelah tim memojatim melakukan konfirmasi akan hal tersebut ke pihak Camat Karangploso, Supanji.

"yang saya tahu saat calonkan kades yang bersangkutan belum S1."terang, Camat Karangploso Supanji, pada tim memojatim beberapa waktu lalu.

Dugaan penggunaan ijazah palsu yang diduga dilakukan oleh Kades Ngenep menjadi bincangan masyarakat sekitar, Kades yang tak pernah mengenyam bangku perkuliahan ini tiba-tiba dalam kegiatanya selalu menggunakan gelar Sarjana Hukum.

Dugaan penggunaan ijaza palsu terkuak, hingga rame menjadi bahan bincangan dan keresahan warga Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Jawa Timur. Saat ada salah satu warga yang melaporkan hal tersebut diatas ke Mapolres Malang pada hari Senin 02-01-2017 lalu. Dengan  No LP.B/3704 X11. Atas nama achmad Rizaly.

Sampai berita ini dibuat, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung belum bisa dikonfiramasi terkait laporan adanya ijaza palsu tersebut. Warga mulai resah karena dinilai Kadesnya diduga menggunakan ijaza palsu dengan memanfaatkan titel Sarjana Hulum (SH) dibelakang namanya.

Sementara Kepala Desa Ngenep Niti Achmad saat dikonfirmasi oleh memojatim melalui selulernya di no 08123431xxxx, enggan untuk menjawab walaupun terdengar nada dering , di sms pun juga tidak ada balasan. Enggannya Kades Niti Achmad untuk dikonfirmasi tentang kebenaran berita dirinya yang kini telah dilaporkan ke Mapolres Malang, terkesan menghindar bila dikonfirmasi hingga kuat dugaan bila kabar tentang dirinya benar. (tim)

Posting Komentar