Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Upaya pemberantasan terhadap maraknya jaringan pengedar Narkotika di wilayah Kota Delta Sidoarjo, terus digencarkan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Sidoarjo.

Dalam dua hari berturut- turut, 2 tersangka pengguna dan pengedar narkoba gol 1 jenis sabu dan ganja, berhasil diringkus tim buser Satnarkoba Polresta Sidoarjo. Mereka diantaranya, Ibnu Hajar (33th) alias AK, warga Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu dan Yeyen (21th) warga Desa Banjar wungu,
Kecamatan Tarik Sidoarjo.

Penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut, dilakukan hanya selang waktu sehari. AK, dibekuk saat masih berada di rumahnya, dengan sejumlah barang bukti berupa 1 kantung plastik kecil berisi sabu seberat kurang lebih 0,30 gram, berikut 1 buah HP merk Oppo warna putih silver.

Sedangkan, Yeyen ditangkap atas dugaan sebagai salah satu dari tersangka pengedar narkoba jenis ganja, yang kerap kali beroprasi di wilayah Sidoarjo barat. Selain menjadi pengedar, Yeyen juga mengaku Ikut mengkonsumsi barang haram tersebut. Dia diamankan saat sedang berada di area lampu merah simpang empat Desa Pilang Kecamatan Wonoayu.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Moch Anwar Nasir, melalui Kasat narkoba Kompol Sugeng purwanto, mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka ini dalam kurun waktu berbeda. AK dibekuk sehari sebelum Yeyen tertangkap. Mereka pun tidak saling mengenal, karena target pengejarannya juga berbeda. Dalam pengakuannya, AK memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial CA dengan harga Rp 150 ribu, yang mana saat ini CA masih dalam pemburuan petugas.

"Dari tangan AK, kita sita barang bukti berupa 1 kantung plastik berisikan sabu seberat 0,30 gram ditimbang berserta bungkusnya dan 1 buah HP oppo warna putih silver," terangnya, Kompol Sugeng Purwanto pada hari Kamis (26/1)kepada memojatim saat dikonfirmasi diruanganya.

Dikatakan pula, penangkapan terhadap para pengguna narkoba tersebut, bermula informasi yang ia terima dari masyarakat. Yeyen diamankan setelah anggota Unit Narkoba melakukan penangkapan terhadap tersangka yang tertangkap sebelumnya, yakni MH.

Saat itu, polisi mendapat pengakuan dari MH bahwa ganja yang dimilikinya dijual kepada YY. Kemudian petugas melakukan pengejaran terhadap YY. YY ditangkap di perempatan Jl Raya Pilang, Wonoayu. Meski dalam,penangkapan itu, petugas tidak menemukan barang bukti (BB), namun polisi tak lantas kehabisan akal. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan di rumah Yeyen. Hasilya, petugas menemukan BB berupa ganja sebanyak 5 poket.

"Akibat perbuatannya, AK dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009, tentang narkotika. Sedangkan Yeyen, terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009, tentang narkotika," tegasnya.

Kini atas perbuatanya kedua pelaku diamankan di Mapolresta Sidoarjo guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (Kmd/rif)

Posting Komentar