Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Bojonegoro-Memo. Untuk meningkatkan kwalitas siswa-siswi memang dibutuhkan sarana dan prasana yang mendukung. Kali ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Telah mengagarkan  anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk perbaikan ruangan kelas dan kantor untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Hanafi menyampaikan,
"Tahun ini masih ada 211 ruang kelas yang butuh perbaikan."teranya, Selasa (24/01) lalu.

Menurutnya, anggaran tersebut masih belum mencukupi untuk melakukan perbaikan seluruh ruangan beserta kantor. Oleh sebab itu, sebagai tambahan akan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang nilainya cukup besar.

"DAK kita tahun ini cukup besar yakni sebesar Rp6 miliar, itu bisa membantu menambah kekurangan anggaran," imbuhnya.

Kadiknas Hanafi juga menambahkan, pada anggaran perbaikan kelas tahun lalu yang nilainya sedikit, memang digunakan untuk tambahan tunjangan gaji guru honorer. Akan tetapi, anggaran tersebut diganti oleh tim anggaran.

"Kalau tahun yang lalu memang terlalu minim hanya Rp180 jutaan, itu sudah lama kalau digunakan sebagai tunjangan guru honorer. Lagipula uangnya sudah diganti sama tim anggaran," ucapnya.

Hanafi berharap, dengan ini kedepannya bisa menunjang proses kegiatan belajar mengajar, sehingga bisa melahirkan siswa-siswi yang diharapkan. (har/kus)

Posting Komentar