Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : tersangka menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jabon. (Kmd)

Sidoarjo-Memo. Tersangka yang selama ini masuk dalam target Daftar Pencarian Orang (DPO), atas nama Ariyanto warga Desa Keboguyang Kecamtan Jabon, berhasil dibekuk polisi. Pria 24 tahun, diamankan di rumahnya saat menghadiri acara pernikahan adiknya, kemarin.

Dia ditangkap atas tuduhan keterlibatannya terkait kasus pembacokan atau tindak pindana kekerasan menggunakan senjata tajam terhadap korban M Nuril (24), warga Desa Trompoasri, Jabon, pada bulan Juli 2014 silam.

Kapolsek Jabon, AKP Subadri mengatakan, Ariyanto pernah membacok Nuril hingga kedua jari tangan kirinya nyaris putus. Kejadian itu pun sebenarnya sudah lama. Yakni di pertengahan bulan Juli tahun 2014.

"Begitu diketahui ada kabar tersangka pulang ke rumah. Kemudian dia (Ariyanto red,) lansung kami amankan," ungkapnya Jumat (20/1).

Subadri menerangkan, dari keterangan sejumlah saksi. Kasus ini awalnya dilatarbelakangi dendam pelaku yang pernah dikeroyok korban bersama temannya, sewaktu korban sedang bekerja di pabrik PT Pandu Siwi Sentosa Pondok Candra Waru. Oleh tersangka, korban mengaku sempat dikalungi parang. Namun, korban menangkis sampai jari tangan kirinya nyaris putus.

Nah, saat kasus diproses hukum, lanjut Subadri, pelaku melarikan diri ke daerah Blitar, Pasuruan hingga kota lainnya. Tepat tiga tahun berselang, pelaku diketahui kembali pulang ke rumah. Selanjutnya, pelakh ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Jabon.

"Dalam kasus ini, tersangka akan dijerat pasal 351 KUHP, dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara," tegasnya.(kmd/rif)

Posting Komentar