Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Berbagai alasan dilontarkan pelaku kejahatan setelah aksinya dipergoki dan tertangkap basah oleh petugas. Seperti pelaku maling sepeda ontel ini Suprapto (37th) mengaku nekat mencuri sepeda angin salah satu jamaah masjid karena membutuhkan uang untuk tambahan biaya bayar hutang.

Suprapto  Warga Desa Bringin Kecamatan Lakarsantri Surabaya, melakukan aksinya di masjid Al-Kahfi Desa Sawocangkring Kecamatan Wonoayu, Selasa (10/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, beberapa orang sedang melaksanakan salat subuh berjamaah, dia menyelinap masuk ke dalam parkiran dan membawa kabur sepeda angin warna putih ungu merk Phonix. Diketahui, sepeda tersebut milik jamaah masjid yang sedang salat.

Namun sial buat pelaku, belum sempat kabur keluar kompleks masjid, aksinya dipergoki warga setempat. Mengetahui ada aksi pencurian oleh seorang pelaku yang tidak dikenalnya, spontan warga berteriak maling. Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar yang lain. Mereka lantas berupaya menghadang pelaku. Alhasil pelaku bisa ditangkap dan diserahkan ke Mapolsek Wonoayu.

Dikonfirmasi di ruangannya, Kanit Reskrim Polsek Wonoayu Ipda Sigit Tricahyono, membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, pelaku diamankan setelah pihaknya mendapat laporan masyarakat.

"Saat ini, pelaku berikut barang bukti yang dicuri sudah kita amankan di Mapolsek, guna proses hukum lebih lanjut," terangnya,pada memojatim hari Rabu (11/01).

Mantan Kanit Reskrim Polsek Tarik ini menambahkan, sejumlah barang bukti yang telah disita dari tangan pelaku, diantaranya 1 sepeda angin warna putih ungu merk Phonix, serta 1 unit sepeda motor Yamaha Vega warna silver hitam nopol W-5288-RO, milik tersangka yang digunakan saat melakukan aksinya.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 dan atau pasal 362 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan," tegas dia.(kmd/rif)

Posting Komentar