Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Foto : Izun diapit petugas. (Kmd)

Sidoarjo-Memo. Polsek Sukodono berhasil ungkap jaringan atau seorang pelaku kurir narkoba yang kedapatan membawa dan memiliki sejumlah paket sabu siap jual.

Pria bernama Faizun (32) alias Izun, warga Jl Raden patah I/66 Kelurahan Pekauman Kecamatan Sidoarjo Kota ini, ditangkap anggota tim buser reskrim Polsek Sukodono setelah sebelumnya menjadi target yang didapat dari sumber laporan masyarakat. Bahwa pelaku tersebut disinyalir kerap membawa narkoba gol 1 jenis sabu.

Dengan dasar laporan tersebut, selanjutnya tim buser Reskrim Polsek Sukodono berkerja sama dengan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Sidoarjo melakukan lidik dan bergerak menuju ke sekitaran lokasi sesuai alamat dimaksud.

Sesampainya di TKP, tepatnya di depan rumah pelaku sekitar jam 19.00 WIB, petugas melihat seseorang mencurigakan dengan ciri ciri sesuai yang dilaporkan.
Kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan. Hasinya, polisi menemukan 6 poket sabu dibungkus plastik klip kecil- kecil. Adapun si pelaku, selanjutnya dibawa ke mako, guna proses lebih lanjut.

Kapolsek Sukodono, AKP Slamet Agus Sumbono, SH, membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, penangkapan terhadap pelaku ini sudah lama menjadi target polisi. Hal itu sebagai tindak lanjut adanya informasi dari masyarakat, bahwa yang bersangkutan merupakan jaringan yang selama ini diduga sebagai perantara setiap kali ada transaksi sabu. Kepada penyidik, pelaku juga mengaku ikut mengonsumsi barang haram tersebut. 

"Saat ini, pelaku berserta berikut barang buktinya sudah kita amankan di Mapolsek, guna proses hukum lebih lanjut," ujarnya, Senin (16/1).

Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita 6 poket narkoba gol 1 jenis sabu yang masing- masing perbungkusnya seberat 0,22 gram, 0,22 gram, 0,25 gram, 0,30 gram, 0,39 gram, 0,39 gram dan 2 buah pipet kaca. Serta 1 bungkus bekas rokok gudang garam, 1 dos book bekas Hp merk evercross, beberapa bungkus plastik klip kecil kosong dan sejumlah kertas bukti transfer bank BCA.

"Tersangka kita jerat Pasal 112 Ayat (1) dan atau 114 Ayat 1 UU RI NO.35 Th 2009, tentang Narkotika," tegasnya.(kmd/rif)

Posting Komentar