Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Sidang kasus korupsi di KPU Jatim digelar di Pengadilan Tipikor Juanda. Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan ini, 10 dari semua terdakwa nampak hadir.

Mereka adalah Anton Yuliono, selaku Bendahara KPU Jatim. Fahrudi Agustadi yang merupakan perantara proyek. Ahmad Sumariyono selaku konsultan. Achmad Suhari, Bendahara KPU Jatim. Nanang Subandi koordinator perekrut rekanan. Sementara 5 terdakwa lainnya merupakan rekanan, yakni Baskoro, Doddy Kiswanto, Yahya Hanif, Totok Suhadi, dan Kahar Reffy.

Dalam pembacaan putusannya, majelis hakim yang diketuai M. Tahsin mengatakan, "bahwa sepuluh terdakwa ini telah terbukti melanggar pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi. Perbuatan para terdakwa juga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 12 miliar."tegas, M Tahsin.

Dalam amar putusan kasus korupsi KPU Jatim, hal yang meringankan adalah 10 terdakwa ini belum pernah terjerat perbuatan melanggar hukum dan memiliki keluarga.

Majelis hakim akhirnya memutuskan 10 terdakwa ini dengan hukuman bervariasi. Mulai 2 tahun hingga 11 tahun dengan denda mulai Rp 200 juta hingga Rp 500 juta. Vonis paling berat diterima Anton Yuliono selama 11 tahun dengan denda Rp 500 juta.  Sementara vonis paling ringan diterima 5 terdakwa yang merupakan rekanan KPU, dengan vonis 2 tahun dan denda Rp 200 juta.

Vonis hakim ini lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa Anton dihukum 12 tahun. Menurut Sholeh  Kuasa Hukum terdakwa, atas putusan ini, beberapa terdakwa  ada yang menerima putusan hakim ini. Namun beberapa terdakwa lainnya mengaku langsung mengajukan banding, pasalnya putusan hakim dinilai tidak adil.

Kasus korupsi di KPU Jatim ini terungkap saat Kejari Surabaya mendapatkan laporan dari BPKP dan inspektorat KPU pusat bahwa ada penyelewengan anggaran Pilpres dan Pileg 2014 di KPU Jatim. Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh Kejari Surabaya yang kemudian diambil alih Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. (ed/rif)

Posting Komentar