Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Foto release : AKP Hariyanto menunjukkan barang bukti (BB)dan pelaku, korban pakai baju biru

Sidoarjo-Memo. Mendekati pergantian tahun pelaku tindak kriminal kian nekat. Pasalnya, Satreskrim Polsek Wonoayu Sidoarjo membekuk komplotan pembegalan terhadap pengemudi Uber (Taksi Online), 3 tersangka yang berhasil diamankan yakni Zainal Arifin (27th) warga Bagong Ginayan kecamatan Wonokromo, Surabaya, Indra wahyudi Widianto (16th) warga Dusun petikan, Driyorejo, Gresik dan Parwoto (30th) warga Temayang Jono, Bojonegoro. Sedangkan 1 orang bernama Satong, masih dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Wonoayu Sidoarjo.

Kapolsek Wonoayu AKP Hariyanto saat ditemui mengatakan, Dua Pelaku ditangkap lebih dulu dengan dibantu oleh warga sekitar pukul 22:30 wib. Dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Begitu anggota Reskrim mendapatkan informasi, langsung menuju ke lokasi pembegalan yang berdekatan dengan pabrik Gula Tulangan,pelaku berpura-pura berhenti di depan Rumah temannya," Ungkapnya, AKP Hariyanto, (6/12/2016)pada media.

Korban pengemudi taksi Uber  Antonius Dimas Joko Hartono, (18th)warga Wiguna. Kejadian naas itu berawal saat Dirinya mendapat panggilan Uber Online dengan nama pemesan Williem penjemputan dari mall PTC tujuan pabrik gula Tulangan, lalu sampai di jalan Banar Pilang berhenti. Saat ditanya, pelaku mengaku itu adalah rumah temannya. Korban diminta untuk menunggu sekitar 1 menit, tiba-tiba korban di todong pakai pisau dari belakang. korban sempat melakukan perlawanan dengan memukul pelaku hingga berhasil keluar dari mobil.

"Setelah saya memukul, langsung keluar mobil dan saya mencabut kunci kontak dan melemparnya, lantas pelaku langsung duduk di tempat pengemudi mau membawa lari unit mobil," Ungkap, korban Anton.

"Kami akan melakukan pengejaran terhadap DPO yang melarikan diri, dan saya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, dikarenakan masa liburan Natal dan Tahun Baru banyak para pelaku kejahatan yang memanfaatkan moment tersebut."tambah, Kapolsek Wonoayu AKP Hariyanto.

Sementara petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB)berupa 1 pistol mainan, 2 pisau, 1 hp merk Nokia, 1 lakban plester warna hitam, dan 1 hp merk Smartfren putih. Kini ketiga pelaku Atas perbuatannya, pterancam di jerat pasal 365 ayat 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (rif)

Posting Komentar