Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. peringatan bagi Warga yang Membunyikan petasan atau mercon di malam pergantian tahun Baru, masyarakat bisa terancam hukuman pidana oleh pihak kepolisian. Instruksi larangan membunyikan petasan dalam bentuk apapun ini disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas malam pergantian tahun di Surabaya.

Jika melanggar dan ditemukan ada masyarakat yang membunyikan petasan atau kembang api, maka pihak kepolisian tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas, bahkan terancam hukuman pidana.

Seperti disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Mohamad Iqbal, di malam pergantian tahun nanti malam, masyarakat boleh menyalakan kembang api, namun harus disertai ijin dan pangawasan dari pihak kepolisian.

"Jika ditemukan masih ada yang membunyikan kembang api tanpa disertai ijin, maka akan ditindak tegas, bahkan bisa terancam hukuman pidana, karena bisa membahayakan orang lain."tegas, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhamad Iqbal pada media Saptu (31/12).

Selain menginstruksikan larangan, pihak kepolisian saat ini juga telah melakukan lidik dan pemantauan beberapa tempat penjual petasan.

"Kami sudah amankan beberapa penjual petasan, di antaranya sudah ditindak, serta dilakukan penyitaan, karena terbukti menjual tanpa ijin."tambahnya.

Sementara untuk agenda tahunan pesta kembang api, yang biasanya selalu dilakukan Pemerintah Kota Surabaya pada detik - detik pergantian tahun di Gedung Grahadi, tahun ini juga ditiadakan. Puncak perayaan pergantian tahun, hanya akan diisi dengan doa bersama, yang akan dipusatkan di Gedung Grahadi Surabaya. (ed/rif)

Posting Komentar