Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Surabaya-Memo. Team Unit Customs Narcotic Team dan Direktorat Narkoba Polda Jatim, kembali mengggagalkan penyedupan sabu seberat 415 gram, yang dibawa Mohammad Ariyanto, warga Madura yang bekerja di Malaysia.

Dengan menumpang pesawat Air Asia nomor penerbangan XT 8298 rute Kualalumpur-Surabaya, Ariyanto menyembunyikan barang haram jenis Sabu tersebut di dalam gagang tas koper berwarna hijau yang dibawanya. Saat melewati pintu X-ray, petugas mencurigai tas yang dibawa pelaku. Setelah dilakukan pengecekan ulang dengan cara penggeledahan, ditemukan barang laknat (sabu) dibungkus plastik dan dimasukkan dalam besi gagang tas koper.

Untuk pengembangan kasus ini, pelaku dilepaskan dan diawasi petugas dari Direktorat Narkkoba Polda Jatim. Hingga menjebak pelaku lain masing-masing Sudiyanto sebagai kurir dan Sulaiman sebagai penadah barang haram tersebut. Rencanannya, barang tersebut akan dijual ke Pulau garam Madura.

Menurut Kombespol Gagas Nugraha, Dir Narkoba Polda Jatim, saat ini ketiga pelaku akan dijebloskan ke tahanan Polda Jatim. Sementara polisi masih terus mengejar pelaku lain yang merupakan jaringan Mohammad Ariyanto yang diketahui kabur setelah ketiga rekannya ditangkap. "Rencanannya, sabu tersebut akan dijual mendekati perayaan tahun baru," ungkap, Kombespol Gagas Nugraha, pada media.

Kini, petugas selain memburu pelaku uang lain juga akan melakukan peyidikan lebih dalam lagi, guna pengembangan lebih lanjut. (ed/rif)

Posting Komentar